Perumda Tirta Aneuk Laot Sabang Terapkan SIG untuk Modernisasi Layanan Air Minum

  • 16 Sep 2026 12:34 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang- Menerapkan mederenisasi layanan air minum berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dibutuhkan keseriusan. Hal tersebut disampaikan Direktur Perumda Tirta Aneuk Laot Kota Sabang, Eddy Husnizal, pada kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Perumdam Tirta Abdya Kabupaten Aceh Barat Daya dan Perumda Tirta Aneuk Laot Kota Sabang dalam pendampingan penyusunan dan pengembangan Sistem Informasi Geografis (SIG).

Eddy menerangkan penerapan Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah pengelolaan jaringan air minum berbasis data digital. Pada kesempatan itu Ia menyampaikan gambaran peta jaringan air minum berbasis SIG, manfaat penerapan sistem bagi Perumdam dan Perumda, serta tahapan teknis penyusunan dan pengembangan sistem mulai dari tahap awal hingga implementasi.

Eddy menjelaskan, penerapan SIG memungkinkan perusahaan memetakan jaringan pipa, titik distribusi hingga potensi lokasi kebocoran secara visual dan real-time. Menurutnya, ketersediaan data tersebut dapat mendukung proses pengambilan keputusan, baik dalam pelaksanaan pemeliharaan rutin maupun perencanaan pengembangan jaringan baru.

"SIG memungkinkan kami memetakan seluruh jaringan pipa, titik distribusi, hingga potensi titik kebocoran secara visual dan real-time. Ini sangat membantu dalam pengambilan keputusan, baik untuk pemeliharaan rutin maupun perencanaan pengembangan jaringan baru," ujar Eddy, Selasa 15 September 2026.

Ia menambahkan, migrasi dari sistem manual menuju SIG membutuhkan tahapan yang terencana. Proses tersebut meliputi inventarisasi data eksisting, digitalisasi peta, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia yang nantinya bertanggung jawab mengoperasikan dan mengembangkan sistem dalam kegiatan sehari-hari.

"Yang paling penting bukan hanya membangun sistemnya, tapi memastikan ada tim internal yang mampu merawat dan mengembangkan sistem itu secara mandiri ke depannya. Karena itu, pendampingan ini akan kami rancang bertahap, tidak instan," tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....