Gelombang 2,5 Meter Ganggu Aktivitas Nelayan Sabang
- 31 Agt 2026 18:09 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Gelombang laut hingga 2,5 meter yang masuk kategori sedang berdasarkan data BMKG, dalam beberapa hari terakhir mengganggu aktivitas nelayan di Kota Sabang. Kondisi laut yang berombak dan disertai arus cukup kencang membuat nelayan kesulitan saat melaut maupun mencari ikan dengan cara menyelam.
Nelayan Balepasi Ie Meulee, Suryadi mengatakan, kondisi gelombang membuat aktivitas melaut tidak dapat dilakukan seperti biasanya. Nelayan harus menyesuaikan waktu dan kondisi laut sebelum berangkat mencari ikan.
“Beberapa hari terakhir laut memang berombak dan bergelombang sampai 2,5 meter, jadi agak sulit untuk melaut. Kami harus melihat kondisi laut dulu karena kalau ombak seperti ini, aktivitas mencari ikan juga menjadi lebih sulit,” ujar Suryadi, Senin 31 Agustus 2026.
Menurutnya, kondisi gelombang tersebut membuat nelayan tidak leluasa beraktivitas di laut. Nelayan juga perlu lebih berhati-hati agar tetap dapat mencari ikan dengan mempertimbangkan keselamatan selama berada di perairan.
Sementara itu, nelayan Penembak, Muslim mengatakan, kondisi arus laut yang kencang menjadi kendala bagi nelayan yang mencari ikan dengan cara menyelam. Arus yang kuat membuat pergerakan di dalam air menjadi lebih sulit sehingga aktivitas mencari ikan tidak dapat dilakukan secara maksimal.
“Kalau untuk menyelam, beberapa hari ini arusnya cukup kencang. Jadi agak susah mencari ikan, karena arusnya kuat dan kita harus lebih berhati-hati,” kata Muslim.
Para nelayan berharap kondisi laut pada awal September kembali normal sehingga aktivitas melaut dapat kembali dilakukan dengan aman dan nyaman. Mereka berharap kondisi perairan yang lebih tenang dapat membantu nelayan kembali mencari rezeki tanpa terkendala cuaca dan arus laut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....