Jalan Balohan-Anoi Itam Ditutup, BPKS Prioritaskan Keselamatan Pengguna

  • 26 Agt 2026 15:04 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (BPKS) Sabang menutup sementara ruas Jalan Balohan-Anoi Itam yang mengalami longsor. Langkah ini ditempuh untuk mencegah kecelakaan dan korban jiwa, mengingat ruas tersebut masih kerap dilalui warga maupun wisatawan.

Deputi Teknik, Pengembangan dan Tata Ruang BPKS, Dr. Fajran Zain, MA, mengatakan kondisi longsor di kawasan itu sudah berlangsung hampir setahun. Meski material longsoran masih terlihat pada siang hari, kondisi menjadi jauh lebih rawan pada malam hari karena minim penerangan.

“Kita khawatir jatuh korban, terutama pengguna jalan, baik mobil maupun motor. Ruas tersebut juga sering dimanfaatkan pengguna jalan dari luar Sabang sebagai jalur pintas," kata Fajran Zain, Rabu 26 Agustus 2026.

Fajran menegaskan, BPKS sebagai pihak yang sebelumnya membangun ruas jalan itu berkepentingan memastikan keselamatan pengguna jalan. Karena itu, penutupan sementara dilakukan sampai tersedia dukungan pembiayaan untuk membangun kembali bagian jalan yang rusak akibat longsor.

Sosialisasi penutupan melibatkan Pemerintah Kota Sabang melalui dinas teknis, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, serta Satuan Lalu Lintas Kepolisian. Unsur kecamatan dan aparatur gampong, termasuk Keuchik Anoi Itam dan Balohan, turut dilibatkan agar penutupan dapat dipahami dan dipatuhi masyarakat.

"Bappenas bulan lalu juga telah memberikan masukan agar kebutuhan anggaran perbaikan ruas jalan tersebut diusulkan kepada pemerintah pusat. Namun, proses penganggaran hingga pembangunan kembali membutuhkan tahapan dan waktu yang tidak singkat," terangnya.

BPKS berharap seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat bersama-sama menjaga kawasan tersebut selama penutupan berlangsung. Keselamatan pengguna jalan, kata Fajran, menjadi pertimbangan utama sebelum ruas Balohan-Anoi Itam kembali dibuka untuk umum.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....