KSOP Sabang Imbau Pelayaran Waspadai Gelombang Tinggi
- 08 Agt 2026 01:41 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Sabang mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Sabang–Banda Aceh. Berdasarkan informasi BMKG, tinggi gelombang diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter dan berlaku pada 5 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB hingga 8 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB.
Plt. Kepala KSOP Kelas IV Sabang, Capt. Heru Kurniawan, S.E., M.Mar, mengatakan kondisi cuaca dan perairan dapat berubah dengan cepat sehingga seluruh pengguna jasa pelayaran perlu memperhatikan informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan. Menurutnya, kewaspadaan menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko selama pelayaran.
"Kondisi ini dapat berubah sewaktu-waktu, Karena itu, kami mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut agar selalu memantau informasi cuaca sebelum melaksanakan pelayaran," ujar Capt. Heru Kurniawan, Jumat 7 agustus 2026.
Ia juga menjelaskan imbauan tersebut ditujukan kepada operator kapal, Nakhoda Kapal, Kapal- kapal penangkap ikan maupun masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui jalur laut. Seluruh pengguna jasa diminta untuk mengikuti arahan petugas serta tidak memaksakan berlayar apabila kondisi dinilai tidak aman.
Capt. Heru Kurniawan menambahkan semua kapal-kapal harus memperhatikan batas aman tinggi gelombang sesuai dengan ukuran kapal. Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga keselamatan dan keamanan penumpang, awak kapal, barang dan aktivitas pelayaran di wilayah perairan Sabang.
"Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama yang harus menjadi prioritas. Kami mengajak seluruh pengguna jasa pelayaran untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi setiap informasi maupun arahan yang diberikan oleh petugas," katanya.
KSOP Kelas IV Sabang berharap seluruh aktivitas pelayaran tetap mengedepankan aspek keselamatan dengan memantau perkembangan cuaca secara berkala. Dengan demikian risiko kecelakaan pelayaran di tengah potensi gelombang tinggi diharapkan dapat diminimalisir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....