Waspada! Perairan Sabang Diprediksi Masih Dilanda Cuaca Buruk

  • 08 Agt 2026 01:38 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Sabang pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Cuaca di wilayah Kota Sabang diprakirakan didominasi berawan hingga cerah berawan, namun kondisi laut berpotensi kurang bersahabat.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, Teguh Suprapto, mengatakan tinggi gelombang di perairan Sabang–Banda Aceh diprakirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter. Kondisi tersebut dipengaruhi angin yang bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 15 hingga 20 knot.

"Gelombang laut berada pada kategori tinggi, sehingga kami mengimbau nelayan, operator kapal, dan masyarakat yang beraktivitas di laut agar lebih waspada serta selalu memperhatikan informasi cuaca sebelum berlayar," ujar Teguh Suprapto, Jumat 07 Agustus 2026.

Sementara itu, cuaca di wilayah Sukajaya, Sukakarya, dan Sukamakmue diprakirakan berawan pada pagi hari, kemudian cerah berawan mulai siang hingga dini hari. Suhu udara berkisar 26 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan antara 67 hingga 90 persen.

"Meskipun cuaca di daratan relatif kondusif, potensi angin kencang dan gelombang tinggi tetap perlu diwaspadai. Kami mengajak masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG agar aktivitas di laut dapat berlangsung dengan aman," kata Teguh Suprapto.

Berdasarkan prakiraan pasang surut, air laut diperkirakan pasang naik pada pukul 05.00–06.00 WIB dengan ketinggian sekitar 1,4 meter dan kembali pasang pada pukul 18.00–19.00 WIB dengan ketinggian sekitar 1,1 meter. Sementara pasang surut diprakirakan terjadi pada pukul 11.00–13.00 WIB dan 23.00–24.00 WIB dengan ketinggian sekitar 0,6 meter.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, untuk mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di perairan. Masyarakat juga diminta mengikuti informasi cuaca terbaru yang dikeluarkan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan kondisi cuaca.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....