Mahasiswa FKIP USK Tuntaskan BAKPENSOS 2026 di Aceh Besar

  • 07 Agt 2026 09:22 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Aceh Besar - Program Bakti Pendidikan Sosial Aksara (BAKPENSOS) 2026 yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) di Gampong Pulot, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, resmi berakhir. Penutupan kegiatan pada 5 Juli itu, ditandai dengan penjemputan langsung peserta oleh Wakil Dekan III FKIP USK, Drs. Abu Bakar, M.Si., didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), setelah hampir tiga pekan mahasiswa melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat.

Program pengabdian tersebut telah berlangsung sejak 18 Juli 2026 dengan melibatkan 25 mahasiswa dan lima Dosen Pembimbing Lapangan. Selama berada di Gampong Pulot, para peserta menjalankan berbagai program yang berorientasi pada penguatan pendidikan, pelestarian lingkungan, dan peningkatan tata kelola pemerintahan gampong.

Sejumlah program yang direalisasikan meliputi penanaman mangrove sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir, pembangunan perpustakaan mini untuk meningkatkan budaya literasi anak-anak, penyusunan peta wilayah gampong guna mendukung tertib administrasi desa, serta berbagai perlombaan edukatif yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Ketua BEM FKIP USK, Alwin Syabandi, saat diwawancarai RRI mengatakan, BAKPENSOS bukan sekadar agenda organisasi kemahasiswaan, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk memahami dinamika kehidupan masyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Gampong Pulot dan seluruh masyarakat yang telah menerima mahasiswa dengan baik selama menjalankan pengabdian. Kami berharap seluruh program yang telah dilaksanakan dapat memberi manfaat bagi masyarakat serta menjadi fondasi terjalinnya silaturahmi yang berkelanjutan antara kampus dan Gampong," ucap Alwin, Kamis 6 Agustus 2026.

Menurutnya, pada kegiatan pelepasan itu, Keuchik Gampong Pulot, Firmansyah, mengapresiasi dedikasi mahasiswa yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi desa. Ia menyebut perpustakaan mini membuka ruang belajar baru bagi anak-anak, sementara penanaman mangrove dan peta wilayah gampong menjadi aset yang mendukung pelestarian lingkungan serta tata kelola pemerintahan desa.

Pada kesempatan tersebut Wakil Dekan III FKIP USK, Drs. Abu Bakar, M.Si., menegaskan, BAKPENSOS merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. "Atas FKIP USK, kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Gampong Pulot atas dukungan dan pendampingan selama kegiatan berlangsung," ucap Drs. Abu Bakar.

Dengan berakhirnya program tersebut, seluruh mahasiswa secara resmi ditarik kembali ke kampus untuk melanjutkan aktivitas akademik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....