Sebuah Bengkel Motor di Sabang Terbakar
- 05 Agt 2026 01:49 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Kebakaran terjadi pada sebuah bengkel sepeda motor milik warga di Jalan Tengku Chik Ditiro, kawasan Simpang Garuda, tepatnya di sekitar Masjid Agung Babussalam, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Selasa 4 Agustus 2026.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang, Syachrial, mengatakan kebakaran tersebut diketahui setelah petugas piket Pemadam Kebakaran (Damkar) menerima laporan adanya api yang sudah membesar di lokasi kejadian.
"Petugas piket Damkar mendapatkan laporan sekitar pukul 17.18 WIB terkait kebakaran bengkel milik warga atas nama Fadli. Regu piket langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman agar api tidak menjalar ke bangunan lain," ujar Syachrial dalam keterangannya.
Menurutnya, berdasarkan informasi awal, kebakaran diperkirakan telah terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Namun, hingga saat ini penyebab munculnya api masih belum diketahui dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
"Untuk penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Saat ini petugas hanya melakukan upaya penanganan agar api segera dikendalikan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas," katanya.
Dalam proses pemadaman, petugas Damkar Kota Sabang mengerahkan dua unit armada pemadam, yakni armada 07 dan 08, serta mendapat dukungan dua unit mobil tangki air dan satu unit kendaraan suplai air milik masyarakat.
Syachrial menjelaskan, petugas juga melakukan proses pendinginan setelah api berhasil dikendalikan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat kembali memicu kebakaran.
"Alhamdulillah, kebakaran berhasil dipadamkan dengan baik dalam waktu kurang lebih satu setengah jam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ungkapnya.
Akibat peristiwa tersebut, seluruh isi gudang bengkel dilaporkan terbakar. Selain kerusakan material, kebakaran juga menimbulkan polusi udara akibat banyaknya material berbahan karet seperti ban yang ikut terbakar.

"Untuk total kerugian akibat kebakaran masih belum dapat ditaksir. Petugas masih melakukan pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan," jelas Syachrial.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, BPBD dan Damkar Kota Sabang turut dibantu personel Polres Sabang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, organisasi masyarakat, serta warga sekitar yang ikut membantu proses penanganan di lokasi.
BPBD Kota Sabang mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman dan tempat usaha yang memiliki banyak bahan mudah terbakar.
"Petugas akan terus melakukan pemantauan wilayah Kota Sabang serta menjalankan kegiatan pelaporan sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan menghadapi kejadian bencana," tutup Syachrial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....