DLHK sebut Kualitas Udara Sabang Masuk Kategori Baik

  • 31 Jul 2026 21:24 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Kualitas udara di Kota Sabang berada dalam kategori baik berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Sabang. Hasil tersebut diperoleh dari pengujian sejumlah parameter pencemar udara, yakni nitrogen dioksida (NO₂), sulfur dioksida (SO₂), dan partikulat halus (PM2,5), yang dilakukan di berbagai kawasan aktivitas masyarakat.

Pemantauan dilakukan pada empat kategori kawasan, yaitu permukiman, perkantoran, industri, dan transportasi. Hasil pengujian menunjukkan seluruh kawasan yang dipantau masih berada dalam kategori baik, sehingga kualitas udara di Sabang dinilai masih aman dan mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Kepala DLHK Kota Sabang Faisal mengatakan kondisi tersebut menjadi modal penting bagi Sabang sebagai kota wisata bahari yang mengandalkan kelestarian lingkungan sebagai daya tarik utama. Meski demikian, kualitas udara yang baik tidak boleh membuat semua pihak lengah karena kondisi tersebut harus dipertahankan melalui upaya bersama.

"Hasil pemantauan menunjukkan kualitas udara di Kota Sabang berada dalam kategori baik. Ini merupakan kondisi yang patut kita syukuri sekaligus menjadi tanggung jawab bersama agar tetap terjaga melalui kepedulian terhadap lingkungan," kata Faisal saat dikonfirmasi awak media kamis 23 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pemantauan kualitas udara tidak hanya bertujuan mengetahui kondisi udara saat ini, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pengawasan lingkungan hidup.

Data yang diperoleh akan menjadi acuan pemerintah dalam menyusun langkah pencegahan pencemaran, mengevaluasi kebijakan lingkungan, serta mengantisipasi perubahan kualitas udara yang dapat terjadi akibat meningkatnya aktivitas masyarakat maupun perkembangan kawasan perkotaan.

Menurut Faisal, udara bersih memiliki dampak langsung terhadap kesehatan masyarakat. Kualitas udara yang baik dapat mengurangi risiko gangguan pernapasan, menciptakan lingkungan yang lebih nyaman untuk belajar, bekerja, dan beraktivitas, sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak ekonomi Kota Sabang.

Selain itu, DLHK kini telah membuka akses informasi hasil pemantauan kualitas udara kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi pelayanan publik. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam mengurangi potensi pencemaran udara.

Faisal menambahkan, menjaga kualitas udara tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Upaya sederhana seperti tidak membakar sampah sembarangan, mengurangi emisi kendaraan, memperbanyak ruang hijau, serta menjaga kebersihan lingkungan dinilai akan memberikan dampak besar terhadap kualitas udara dalam jangka panjang.

"Kami berharap masyarakat ikut mengambil peran dalam menjaga kualitas udara Kota Sabang. Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala dan dukungan semua pihak, kita ingin memastikan udara di Sabang tetap bersih, sehat, dan menjadi salah satu keunggulan daerah ini di masa mendatang," ujar Faisal.

DLHK Kota Sabang menilai keberhasilan menjaga kualitas udara merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat, kelestarian lingkungan, serta daya saing Sabang sebagai destinasi wisata yang mengedepankan konsep kota hijau dan berkelanjutan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....