Sabang Jadi Tuan Rumah Konferensi Keperawatan Internasional

  • 31 Jul 2026 21:22 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang- Kota Sabang bersiap menjadi tuan rumah The 9th Aceh International Nursing Conference (AINC) 2026 yang dijadwalkan berlangsung 9-10 Oktober 2026.

Persiapan konferensi internasional tersebut dibahas dalam audiensi dan rapat koordinasi antara Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) bersama Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (FKep USK), 28 Juli 2026.

Pertemuan dipimpin Dekan Fakultas Keperawatan USK, Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., M.S., didampingi Ketua Panitia AINC 2026, Dr. Ns. Budi Satria, S.Kep., MNS, dan jajaran panitia.

Sementara BPKS diwakili Deputi Komersial dan Investasi, Teuku Ardiansyah, bersama jajaran, termasuk Direktur Promosi BPKS, Maya Safira. Sedikitnya 15 peserta mengikuti pertemuan tersebut.

AINC 2026 akan menghadirkan akademisi, praktisi, peneliti, dan tenaga kesehatan dari sejumlah negara, termasuk Malaysia dan Thailand.

BPKS menyatakan siap mendukung penyelenggaraan konferensi tersebut sekaligus menjadikannya sebagai momentum untuk memperkenalkan potensi Sabang kepada komunitas internasional.

Kolaborasi BPKS dan Fakultas Keperawatan USK diharapkan tidak hanya menghasilkan konferensi ilmiah, tetapi juga membuka peluang pengembangan health tourism atau pariwisata kesehatan di Sabang.

Integrasi inovasi kesehatan, riset, jejaring internasional, dan potensi pariwisata dinilai dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian kawasan sekaligus memperkuat posisi Sabang sebagai destinasi kegiatan internasional.

AINC 2026 mengangkat tema “Advancing Sociotechnopreneurship in Nursing: Leveraging Digital Innovation and Global Networks for Community Health Resilience.”

Tema tersebut mengangkat pengembangan inovasi digital, kewirausahaan sosial berbasis teknologi, serta penguatan jejaring global dalam mendukung ketahanan kesehatan masyarakat.

BPKS memandang penyelenggaraan konferensi internasional tersebut sebagai peluang untuk memperluas citra Sabang. Tidak hanya sebagai kawasan perdagangan dan investasi, Sabang juga diarahkan berkembang sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan ilmiah, pendidikan, dan kolaborasi internasional.

Melalui kerja sama dengan Universitas Syiah Kuala dan berbagai pemangku kepentingan, BPKS berharap penyelenggaraan AINC 2026 dapat memperkuat posisi Sabang sebagai ruang kolaborasi global yang mempertemukan ilmu pengetahuan, inovasi, investasi, dan pariwisata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....