Harga Kakao Fermentasi di Sabang Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
- 31 Jul 2026 10:27 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Tingginya harga biji kakao fermentasi menjadi dorongan bagi petani di Kota Sabang untuk meningkatkan kualitas hasil panen. Dengan harga mencapai Rp120 ribu per kilogram, petani semakin bergairah menerapkan proses fermentasi dibanding menjual biji kakao secara konvensional.
Petani Kakao asal Gampong Batee Shoek Muzakir mengatakan, seluruh hasil kakao fermentasi miliknya dijual kepada Cok Bang. Menurutnya, harga yang ditawarkan jauh lebih tinggi dibandingkan harga yang diberikan pengepul.
"Cok Bang membeli biji kakao fermentasi seharga Rp120 ribu per kilogram. Kalau dijual ke pengumpul biasa hanya sekitar Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram, jadi selisihnya memang sangat jauh," kata Muzakir, Kamis 30 Juli 2026.
Muzakir mengelola kebun kakao seluas sekitar dua hektare dengan sekitar 1.800 batang tanaman yang mulai dibudidayakan sejak 2024. Dari lahan tersebut, ia mampu menghasilkan sekitar 40 kilogram biji kakao fermentasi setiap bulan yang seluruhnya dipasarkan ke Cok Bang.
Ia menilai peluang pengembangan kakao di Sabang masih sangat besar karena Cok Bang masih membutuhkan pasokan bahan baku dari petani lokal. Kondisi tersebut diyakini dapat mendorong semakin banyak masyarakat membudidayakan kakao berkualitas.
"Karena Cok Bang masih banyak menampung hasil petani, saya rasa peluang menanam kakao di Sabang masih sangat besar. Yang penting petani terus meningkatkan kualitas hasil panennya," ujarnya.
Ia berharap semakin banyak petani beralih memproduksi biji kakao fermentasi agar memperoleh harga jual yang lebih baik. Selain meningkatkan pendapatan petani, langkah tersebut juga diharapkan mampu memperkuat pasokan bahan baku kakao berkualitas bagi industri pengolahan cokelat di Sabang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....