BMKG Sabang Ingatkan Potensi Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Awal Juli

  • 29 Jun 2026 16:43 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi angin kencang yang disertai hujan ringan hingga sedang serta peningkatan tinggi gelombang laut pada 1–5 Juli 2026. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas pelayaran, nelayan, dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir.

Kepala BMKG Sabang, Teguh Suprapto, mengatakan cuaca di Sabang pada 30 Juni hingga 1 Juli diprakirakan didominasi hujan ringan pada pagi hari dan berawan tebal hingga malam hari. Suhu udara berkisar 24–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60–90 persen.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, operator kapal, dan pengguna jasa transportasi laut agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang yang dapat menyebabkan gelombang laut meningkat pada awal Juli 2026. Sebelum beraktivitas di laut, pastikan selalu memantau informasi cuaca terbaru yang dikeluarkan BMKG demi keselamatan bersama," kata Teguh, Senin 29 Juni 2026.

BMKG juga memprakirakan angin bertiup dari arah barat daya hingga barat dengan kecepatan 10–40 knot atau sekitar 30 kilometer per jam. Sementara itu, tinggi gelombang di perairan Sabang diperkirakan berada pada kategori sedang, yakni 1,25–2,5 meter.

Teguh menambahkan kondisi cuaca di wilayah Sabang dapat berubah dengan cepat sehingga masyarakat diminta tidak mengabaikan peringatan dini yang telah diterbitkan BMKG. Menurutnya, kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama saat kecepatan angin mulai meningkat.

"Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas, khususnya di wilayah perairan. Apabila kondisi cuaca memburuk, sebaiknya aktivitas pelayaran maupun wisata bahari ditunda hingga cuaca kembali kondusif," tutupnya.

Selain Sabang, BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang dan hujan dapat terjadi di sejumlah wilayah Aceh pada periode yang sama. Masyarakat diimbau terus mengikuti informasi cuaca resmi BMKG sebagai langkah antisipasi untuk meminimalkan risiko akibat cuaca ekstrem.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....