BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Sabang Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir
- 29 Jun 2026 08:03 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Kota Sabang yang berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada Minggu (28/6/2026) malam hingga Senin (29/6/2026) dini hari. Peringatan tersebut berlaku mulai pukul 22.50 WIB hingga 03.00 WIB.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, Teguh Suprapto, mengatakan potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di Kecamatan Sukakarya dan Sukajaya. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah pesisir.
"Kami mengimbau masyarakat Kota Sabang untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Selalu pantau informasi cuaca resmi BMKG dan hindari aktivitas di lokasi yang berpotensi terdampak selama cuaca buruk berlangsung," kata Teguh Suprapto, Minggu 28 Juni 2026.
BMKG menjelaskan kondisi cuaca tersebut dipicu oleh dinamika atmosfer yang masih mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh. Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi pohon tumbang, genangan air, serta terganggunya aktivitas pelayaran akibat perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.
Selain Kota Sabang, peringatan dini juga dikeluarkan untuk sejumlah wilayah lain di Aceh. Di antaranya Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Aceh Barat, Aceh Jaya, Aceh Timur, Aceh Tenggara, Bireuen, Nagan Raya, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Kota Banda Aceh, Kota Langsa, Kota Subulussalam, serta beberapa daerah lainnya yang berpotensi mengalami kondisi cuaca serupa.
"Kondisi cuaca dapat berubah dengan cepat sehingga masyarakat diharapkan tetap waspada dan tidak mengabaikan informasi peringatan dini yang disampaikan BMKG. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di laut maupun di daerah rawan bencana hidrometeorologi," ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG hingga masa berlaku peringatan berakhir. Dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat, risiko akibat cuaca ekstrem diharapkan dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....