ASDP Kunjungi Rumah Duka Korban KMP AH 2 di Sabang
- 28 Jun 2026 21:59 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Direktur Operasi dan Transformasi PT ASDP Indonesia Ferry, Rio Theodore Natalianto Lasse, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Muhammad Bilal Ramzi, taruna Politeknik Pelayaran Malahayati asal Kota Sabang yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama dua pekan di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.
Hal tersebut disampaikan Rio saat melakukan lawatan ke rumah duka almarhum di Kota Sabang. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Head Bisnis Pelayaran Komersial PT ASDP Indonesia Ferry Rizki Dwianda serta General Manager ASDP Banda Aceh Andri Setiawan.
Rio mengatakan, ASDP turut merasakan duka mendalam atas musibah ledakan KMP Aceh Hebat 2 yang terjadi saat kapal bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.
"Pertama-tama, saya mewakili jajaran Direksi PT ASDP Indonesia Ferry menyampaikan rasa prihatin yang sangat mendalam atas kejadian di KMP Aceh Hebat 2. Tentunya tidak ada pihak yang menginginkan musibah ini terjadi," kata Rio, Sabtu 27 Juni 2026.
Ia menyebutkan, ASDP telah melakukan pendampingan sejak para korban menjalani perawatan, termasuk memastikan keluarga korban mendapatkan dukungan selama proses penanganan.
Untuk korban meninggal dunia, Rio memastikan ASDP menyiapkan santunan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap keluarga yang ditinggalkan.
"Untuk korban yang meninggal, tentu ada dukungan mulai dari proses perawatan, pemulasaraan, pemakaman, hingga santunan kepada keluarga korban," ujarnya.
Ia menjelaskan, besaran santunan masih dalam proses perhitungan internal perusahaan. ASDP memastikan bantuan yang diberikan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan keluarga korban.
Ia menambahkan, ASDP juga menempatkan posko pemantauan 24 jam di rumah sakit untuk memastikan perkembangan kondisi korban yang masih menjalani perawatan.
"Secara umum kondisi korban yang masih dirawat sudah mulai membaik dan masuk tahap pemulihan," ujar Rio.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Muhammad Bilal Ramzi menjadi korban meninggal dunia kedua dalam insiden ledakan KMP Aceh Hebat 2. Sebelumnya, Fakhri Herdi Eko (19), yang juga merupakan taruna Politeknik Pelayaran Malahayati, meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis selama dua pekan di RSU ZA Banda Aceh.
Insiden tersebut menyebabkan 15 orang mengalami luka bakar. Mayoritas korban merupakan taruna Politeknik Pelayaran Malahayati yang sedang menjalani praktik lapangan di atas kapal AH 2.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....