Kapolres Sabang Tinjau Lokasi Longsor, Evakuasi dan Bantu Korban Bencana

  • 28 Jun 2026 21:58 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Kapolres Sabang AKBP Sukoco, meninjau lokasi bencana tanah longsor yang merusak sejumlah rumah warga di Jurong Rajawali, Gampong Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya, Jumat lalu. Dalam peninjauan itu, Kapolres didampingi Kapolsek Sukakarya Ipda Hairul Saleh Ritonga, S.H., Wakapolsek Sukakarya Ipda Rahman Hakim, serta personel Polres Sabang yang turut membantu penanganan di lapangan, Minggu 28 Juni 2026.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco mengatakan Bencana longsor terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Sabang dalam beberapa waktu. Material longsor mengakibatkan kerusakan pada rumah milik Faridah Hanum (70) dan Firmansyah Fa'u (44), serta merobohkan tembok penahan tanah yang menimpa rumah Imran di Jurong Guda Meuh, Gampong Aneuk Laot.

"Peristiwa tersebut menyebabkan lima warga mengalami luka-luka dengan tingkat cedera yang berbeda. Seluruh korban kini menjalani perawatan intensif di RSU Kota Sabang, yakni Faridah Hanum, Firmansyah Fa'u, Eni Safitri, Fikri Armansyah, dan Firni Syahputra," terang Kapolres Sabang AKBP Sukoco.

Tambahnya, di lokasi kejadian, personel Polres Sabang bersama aparat terkait melakukan evakuasi korban sekaligus mendata kerusakan yang ditimbulkan akibat longsor. Koordinasi lintas instansi juga dilakukan untuk mempercepat penanganan darurat dan proses pemulihan bagi warga terdampak.

Lebih lanjut dikatakan, kehadiran Polri di tengah bencana merupakan bentuk tanggung jawab dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, seluruh personel dikerahkan untuk memastikan proses evakuasi, pengamanan lokasi, hingga penanganan korban berjalan cepat dan optimal.

"Kami bergerak cepat untuk membantu warga yang terdampak bencana, mulai dari proses evakuasi, pengamanan lokasi hingga berkoordinasi dengan instansi terkait. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor dan bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Kota Sabang," ujar AKBP Sukoco.

Polres Sabang mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan perbukitan dan daerah rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem masih berlangsung. Warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan tanda-tanda yang berpotensi memicu longsor maupun bencana susulan, sehingga langkah antisipasi dapat segera dilakukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....