BPBD Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana saat Curah Hujan Tinggi

  • 28 Jun 2026 09:48 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi menyusul hujan deras yang melanda wilayah tersebut sejak Jumat 26 Juni 2026 lalu. Masyarakat diminta menghindari lokasi yang berpotensi membahayakan, seperti lereng, tebing, dan kawasan dengan pepohonan rindang saat hujan lebat.

Kepala BPBD Kota Sabang, Syahrial, mengatakan hujan deras telah memicu sejumlah bencana di beberapa titik, di antaranya longsor di Jurong Rajawali, Gampong Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya, banjir luapan di Balohan, serta pohon tumbang di Balohan dan Gampong Jaboi.

Menurutnya, seluruh kejadian tersebut telah ditangani bersama TNI, Polri, pemerintah gampong, dan masyarakat. Namun, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan bencana.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Jangan beraktivitas di bawah pohon yang lebat maupun di lokasi tebing atau kawasan yang berpotensi terjadi bencana, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi," ujar Syahrial, Sabtu 27 Juni 2026.

Secara geografis Kota Sabang merupakan wilayah kepulauan yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia sehingga memiliki curah hujan yang relatif lebih tinggi dibandingkan wilayah daratan. Kondisi tersebut membuat potensi terjadinya longsor, banjir, maupun pohon tumbang perlu diantisipasi sejak dini.

Syahrial juga mengajak masyarakat untuk membangun budaya sadar bencana dengan selalu memperhatikan informasi cuaca serta mematuhi imbauan dari pemerintah dan petugas di lapangan. Kesiapsiagaan dinilai menjadi kunci untuk meminimalkan risiko saat terjadi bencana.

Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat terus terjalin sehingga Kota Sabang dapat menjadi daerah yang tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman bencana alam di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....