Hingga 2026, Lahan Nilam Bateshok Tembus 40 Hektare Libatkan 80 Petani

  • 26 Jun 2026 18:07 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Komoditas nilam di Gampong Bateshok, Kecamatan Sukakarya, terus menunjukkan perkembangan hingga tahun 2026. Tercatat sebanyak 80 petani mengelola tanaman nilam dengan luas lahan mencapai sekitar 40 hektare.

Keuchik Gampong Bateshok, Ridwan, mengatakan perkembangan tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap budidaya nilam terus meningkat. Sebagian petani bahkan mengelola lahan lebih dari satu hektare sehingga potensi pengembangan komoditas ini masih terbuka lebar.

"Hingga tahun 2026 ini, jumlah petani nilam di Bateshok sekitar 80 orang. Kalau dirata-ratakan setengah hektare per petani, luas lahannya sekitar 40 hektare, bahkan ada yang mengelola lebih dari satu hektare," kata Ridwan, Jumat 26 Juni 2026.

Meski budidaya nilam terus berkembang, petani masih menghadapi keterbatasan fasilitas pengolahan, terutama alat penyulingan minyak nilam. Dalam waktu dekat, bantuan mesin pencacah nilam dijadwalkan akan diterima, namun kebutuhan ketel penyulingan masih menjadi pekerjaan rumah karena nilai investasinya cukup besar.

Ridwan menjelaskan pemerintah gampong terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membuka peluang dukungan bagi kelompok tani nilam. Menurutnya, perusahaan maupun instansi yang akan menyalurkan bantuan memerlukan data rinci jumlah petani beserta luas lahan yang dikelola sebagai dasar penyaluran program.

"Kami sedang melengkapi seluruh data petani, mulai dari nama hingga luas lahannya. Data itu menjadi syarat agar pengajuan bantuan, khususnya peralatan penyulingan, bisa diproses sesuai kebutuhan di lapangan," ujarnya.

Ia berharap dukungan dari pemerintah, perusahaan, maupun pihak terkait dapat terus berlanjut agar pengembangan nilam di Bateshok semakin optimal. Dengan tersedianya sarana penyulingan yang memadai, komoditas nilam diharapkan mampu meningkatkan nilai jual hasil panen sekaligus mendongkrak kesejahteraan para petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....