Jenazah Taruna Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Dipulangkan ke Sabang Malam Ini

  • 25 Jun 2026 23:27 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang- Jenazah Muhammad Bilal Ramzi, taruna Politeknik Pelayaran Malahayati asal Pulau Weh, Kota Sabang, dipulangkan ke daerah asal pada Kamis malam 25 Juli 2026, setelah proses pemulasaran selesai dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Bilal Ramzi merupakan salah seorang korban ledakan KMP Aceh Hebat 2 yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif akibat luka bakar yang dialami sejak insiden terjadi pada 12 Juni 2026 lalu.

Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh Juliansyah mengatakan, proses pemulangan jenazah dilakukan melalui jalur laut menggunakan KMP BRR dari Pelabuhan Ulee Lheue menuju Pelabuhan Balohan Sabang.

“Setelah proses pemulasaran selesai, jenazah akan diberangkatkan malam ini ke Sabang menggunakan KMP BRR,” ujar Juliansyah kepada awak media.

Ia menjelaskan, pihak ASDP telah melakukan koordinasi bersama keluarga korban untuk memastikan seluruh proses pemulangan berjalan lancar, termasuk pengurusan administrasi dan kebutuhan selama perjalanan.

Menurutnya, pendampingan terhadap keluarga korban telah dilakukan sejak awal kejadian hingga proses pemulangan jenazah.

Muhammad Bilal Ramzi menjadi korban meninggal dunia kedua akibat ledakan KMP Aceh Hebat 2. Sebelumnya, Fakhri Herdieco (19), taruna Politeknik Pelayaran Malahayati lainnya, juga meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUZA Banda Aceh.

Ledakan KMP Aceh Hebat 2 terjadi di ruang mesin kapal saat bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Peristiwa tersebut menyebabkan 15 orang mengalami luka bakar, dengan mayoritas korban merupakan taruna Politeknik Pelayaran Malahayati yang sedang menjalani praktik lapangan di kapal itu.

Pemulangan jenazah malam ini menjadi bagian dari penanganan lanjutan setelah korban menjalani perawatan medis selama hampir dua pekan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....