Pemuda Muhammadiyah Ajak Wujudkan Sabang Maju dan Berdaya Saing

  • 25 Jun 2026 10:39 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Sabang, Fauzan Putraga Albahri, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan pemuda, untuk menjadikan momentum Hari Jadi Kota Sabang ke-61 pada 24 Juni 2026 sebagai refleksi bersama dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Menurut Fauzan, di usia ke-61 tahun, Kota Sabang telah membuktikan jati dirinya sebagai Nol Kilometer Indonesia sekaligus gerbang barat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Capaian tersebut, kata dia, perlu diiringi dengan langkah-langkah strategis yang mampu menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.

“Akses laut dan udara yang terjangkau serta memiliki kepastian jadwal merupakan kunci penting bagi kemajuan Sabang. Dengan konektivitas yang stabil, harga bahan pokok dapat lebih terkendali, arus wisatawan semakin lancar, dan iklim investasi menjadi lebih kondusif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Fauzan, Kamis 25 Juni 2026.

Selain itu, Fauzan menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan dan pariwisata bahari yang selama ini menjadi keunggulan Kota Sabang. Menurutnya, kelestarian laut dan terumbu karang harus terus dijaga melalui pengelolaan sampah yang lebih baik, perlindungan ekosistem laut, serta penerapan konsep pariwisata berbasis konservasi.

“Keindahan alam Sabang adalah aset yang tidak ternilai. Karena itu, upaya menjaga lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama agar kekayaan bahari ini tetap dapat dinikmati dan diwariskan kepada generasi mendatang,” katanya.

Lebih lanjut, Fauzan juga mendorong diversifikasi ekonomi daerah melalui penguatan sektor ekonomi biru, pengembangan UMKM kreatif, serta pemanfaatan ekonomi digital. Ia menilai ketergantungan pada sektor pariwisata saja tidak cukup untuk menopang pertumbuhan ekonomi Sabang dalam jangka panjang.

Menurutnya, investasi pada pendidikan vokasi maritim dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia lokal perlu menjadi perhatian serius. Langkah tersebut diyakini dapat membuka lebih banyak lapangan kerja berbasis keahlian serta memberikan peluang bagi generasi muda Sabang untuk berkarya dan membangun daerahnya sendiri.

"Mari bersama-sama menjadikan pemuda sebagai ujung tombak perubahan, menjadi pemuda negarawan yang bertumbuh dan mengakar demi mewujudkan Sabang yang maju dan bermartabat,” tutup Fauzan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....