Masyarakat Diminta Aktif Awasi Kerusakan Lingkungan di Aceh
- 21 Jun 2026 15:09 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Peran masyarakat dinilai sangat penting dalam mendukung upaya perlindungan lingkungan hidup di Aceh. Masyarakat diminta lebih aktif mendokumentasikan dan melaporkan dugaan pelanggaran lingkungan yang terjadi di sekitar mereka.
Dosen Teknik Lingkungan dan peneliti PSLH UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Muhammad Haikal, S.T., M.Sc., mengatakan masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dan paling cepat merasakan dampak kerusakan lingkungan. “Ketika menemukan indikasi pencemaran atau pelanggaran lingkungan, masyarakat perlu mendokumentasikan dan melaporkannya melalui jalur resmi kepada instansi terkait,” kata Haikal dalam Dialog Green Radio RRI Banda Aceh, Minggu, 13 Juni 2026.
Menurutnya, laporan masyarakat dapat menjadi dasar bagi aparat dan instansi lingkungan hidup untuk melakukan verifikasi serta mengambil langkah penegakan hukum yang diperlukan. Selain masyarakat, Haikal juga menyoroti pentingnya peran lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam mengadvokasi persoalan lingkungan.
LSM diharapkan mampu menjembatani kepentingan masyarakat dengan pemerintah serta memahami regulasi yang berlaku agar proses advokasi berjalan efektif. Kerusakan lingkungan sering kali bersifat akumulatif dan dampaknya baru dirasakan dalam jangka panjang.
Karena itu, kesadaran menjaga lingkungan harus dibangun sejak dini dan menjadi tanggung jawab bersama. Aceh memiliki kekayaan alam yang sangat besar, termasuk kawasan hutan dan keanekaragaman hayati yang menjadi aset penting bagi generasi mendatang, Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan mendukung berbagai upaya pelestarian demi keberlanjutan pembangunan di Aceh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....