Ribuan Tabung LPG Hanyut usai Kapal Dihantam Gelombang di Kuala Aceh

  • 08 Jun 2026 00:02 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang Sekitar 1.200 tabung LPG kosong hanyut setelah bot pengangkut yang melayani distribusi kebutuhan Sabang tenggelam akibat dihantam gelombang tinggi di kawasan Babah Kuala, Lampulo, Banda Aceh, Sabtu malam. Seluruh awak kapal dilaporkan selamat dalam musibah tersebut.

Distributor LPG PT Gas Aneuk Meugah, Munazar Ismail, mengatakan bot sebelumnya berangkat dari Banda Aceh menuju Sabang membawa kebutuhan pokok. Saat kembali ke Banda Aceh, kapal mengangkut 1.525 tabung LPG kosong untuk dibawa ke daratan.

"Saat memasuki Babah Kuala sekitar pukul 20.30 WIB, bot dihantam gelombang besar berkali-kali hingga air masuk ke dalam kapal. Akhirnya bot tenggelam dan muatan tabung terbawa arus," kata Munazar, Minggu 7 Juni 2026.

Menurutnya, awak kapal telah berupaya menguras air menggunakan pompa dan mesin tambahan. Namun volume air yang masuk akibat gelombang tinggi tidak mampu diatasi hingga kapal akhirnya karam.

"Dari 1.525 tabung yang diangkut, yang berhasil kami kumpulkan baru sekitar 300 tabung. Selebihnya masih hanyut dan sebagian ditemukan oleh nelayan," ujarnya.

Pihak perusahaan langsung mengerahkan sembilan karyawan untuk melakukan pencarian setelah menerima laporan dari awak kapal. Proses evakuasi dan pengumpulan tabung berlangsung sejak pukul 21.30 WIB hingga sekitar pukul 03.30 WIB.

Sejumlah nelayan turut membantu mengumpulkan tabung yang hanyut dan mengembalikannya kepada perusahaan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam mengurangi kerugian akibat musibah yang terjadi.

Munazar memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk menjaga distribusi LPG ke Sabang. Pertamina juga telah meminjamkan sekitar 1.200 tabung pengganti sementara agar pasokan LPG bagi masyarakat tidak terganggu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....