Menjaga Mangrove, Menyelamatkan Masa depan Pesisir
- 29 Mei 2026 22:20 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Mangrove adalah tumbuhan perdu (semak) atau pohon yang umumnya tumbuh di kawasan air asin atau air payau di pesisir laut. Mangrove berada di daerah beriklim khatulistiwa dan tumbuh di daerah sepanjang garis pesisir dan pinggiran sungai pasang surut yang memiliki kadar oksigen minim dan garam yang berlimpah.
Hutan mangrove merupakan ekosistem penting yang tumbuh di wilayah pesisir. Akar-akarnya yang kuat menjadikan mangrove sebagai benteng alami yang mampu melindungi daratan dari abrasi, gelombang tinggi, hingga ancaman tsunami.
Dr. Irma Dewiyanti , S.Pi, M.Sc, Dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh menjelaskan keberadaan mangrove masih sering terabaikan, bahkan banyak kawasan mangrove yang rusak akibat alih fungsi lahan, penebangan liar dan pencemaran lingkungan.
”Sebagian besar hutan mangrove di Aceh pertumbuhannya cukup baik meskipun ada sebagian yang tidak/terabaikan. Padahal semuanya masih alami, apalagi spesies yang tepat berada di lokasi yang tepat itu sangat mendukung kelestarian mangrove semakin terjaga,” jelasnya dalam Dialog Green Radio Sabtu 4 April 2026.
Ia menambahkan mangrove memiliki peran besar bagi kehidupan masyarakat pesisir. Selain menjadi pelindung pantai, hutan mangrove juga menjadi tempat hidup dan berkembang biak berbagai hewan didalamnya.
Kurangnya kesadaran masyarakat menjadi salah satu penyebab mangrove sering terabaikan. Banyak yang masih menganggap mangrove sebagai lahan yang tidak memiliki nilai, padahal dapat menjadi kawasan yang dapat menambah perkembangan ekonomi warga sekitarnya.
Irma mengajak untuk sama-sama berupaya dalam menjaga pelestarian mangrove, dengan penanaman kembali, menjaga kebersihan serta mengurangi aktivitas yang dapat merusak mangrove. Semua pihak memiliki peran penting untuk terus menjaga keberadaan benteng pesisir ini agar tetap lestari hingga nanti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....