Dzikir dan Doa Bersama Warnai Khanduri Laot Iboih

  • 04 Mei 2026 22:43 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Pelaksanaan khanduri laot di Gampong Iboih pada 6 Mei 2026 diawali dengan dzikir dan doa bersama sebagai rangkaian utama kegiatan adat. Tradisi ini menjadi bentuk rasa syukur masyarakat pesisir sekaligus permohonan keselamatan saat melaut.

Panglima Laot Gampong Iboih, Lukman Hakim, menyampaikan kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB di Pulau Rubiah. Ia menjelaskan lokasi dzikir dan doa bersama dipusatkan di kawasan makam keramat Siti Rubiah.

“Khanduri laot ini diawali dengan dzikir dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas hasil laut yang diberikan. Kegiatan tersebut juga menjadi harapan agar nelayan selalu diberikan keselamatan,” ujar Lukman Hakim, Senin 04 Mei 2026.

Usai pelaksanaan dzikir dan doa bersama, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan khanduri makan bersama di Pantai Teupin Layeu. Kegiatan ini melibatkan masyarakat umum dan para undangan yang hadir.

Panitia pelaksana menyediakan fasilitas transportasi bagi warga yang ingin mengikuti kegiatan di Pulau Rubiah. Boat gratis disiapkan untuk memudahkan penyeberangan masyarakat menuju lokasi dzikir dan doa bersama.

“Kegiatan ini terbuka untuk seluruh masyarakat yang ingin ikut serta dalam dzikir maupun khanduri bersama. Kami juga mengimbau warga menjaga ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung,” tambahnya.

Sebagai bagian dari pelaksanaan adat, aktivitas laut di wilayah Iboih akan ditutup sementara mulai 6 hingga 8 Mei 2026. Tradisi khanduri laot diharapkan terus dilestarikan sebagai warisan budaya yang memperkuat nilai kebersamaan dan spiritual masyarakat pesisir.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....