Mahasiswa KPM STIS Al-Aziziyah Dilepas, Siap Mengabdi di Desa
- 02 Mei 2026 23:08 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - STIS Al-Aziziyah Sabang melaksanakan kegiatan pelepasan dan serah terima mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) tahun 2026, yang berlangsung di halaman kampus setempat. Program ini menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendorong peran mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pembangunan di tingkat gampong.
Pada tahun ini, mahasiswa KPM akan ditempatkan di tiga wilayah, yakni Gampong Balohan, Batee Shok, dan Krueng Raya. Penempatan ini mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta potensi yang dapat dikembangkan melalui keterlibatan mahasiswa selama masa pengabdian.
Ketua STIS Al-Aziziyah Sabang Tgk Muslem Hamdani mengatakan KPM bukan sekadar agenda akademik tetapi bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Ia menyebut, kehadiran mahasiswa harus mampu memberikan dampak nyata dan dirasakan langsung oleh warga.
“Jagalah nama baik almamater di mana pun kalian berada. Jadilah bagian dari masyarakat dengan akhlak yang baik, dan hadir untuk memberi manfaat yang nyata,” ujarnya Sabtu 2 Mei 2026.
Menurutnya, mahasiswa perlu membangun pendekatan yang humanis dengan masyarakat sehingga program yang dijalankan tidak hanya bersifat seremonial tetapi mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan komunikasi selama berinteraksi dengan masyarakat.
Sementara itu Koordinator KPM Hendra Surya, menjelaskan bahwa KPM menjadi ruang pembelajaran langsung yang tidak diperoleh di dalam kelas. Ia menilai interaksi dengan masyarakat akan membentuk kepekaan sosial dan kemampuan kepemimpinan mahasiswa.
“KPM ini bukan hanya tentang apa yang dikerjakan, tetapi bagaimana mahasiswa memahami kondisi masyarakat dan menjadi bagian dari solusi di lapangan,” katanya.
Ia menambahkan mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi potensi lokal di setiap gampong, mulai dari aspek sosial, ekonomi, hingga keagamaan. Dengan demikian, program yang dijalankan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Program KPM juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat, sekaligus menjadi wadah kolaborasi dalam mendorong pembangunan berbasis potensi lokal. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat dinilai penting untuk menghadirkan inovasi serta membantu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, STIS Al-Aziziyah Sabang berharap mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas akademik tetapi juga meninggalkan jejak pengabdian yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat di lokasi penugasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....