BMKG : Cuaca Aceh Memasuki Masa Transisi, Hujan Lebat Masih Berpotensi Terjadi

  • 19 Apr 2026 15:37 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi cuaca tidak menentu di Aceh saat ini dipengaruhi masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau. Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda, Anang Heriyanto, M.Si., menjelaskan perbedaan cuaca antara wilayah tengah dan pesisir merupakan fenomena yang umum terjadi.

Ia menambahkan, kondisi tersebut dipengaruhi faktor lokal seperti arus orografis, yaitu pergerakan udara yang dipaksa naik oleh topografi pegunungan sehingga memicu pembentukan awan hujan. “Pada bulan April ini merupakan musim transisi, sehingga di wilayah pegunungan lebih sering terjadi hujan dibandingkan pesisir,” ujarnya Selasa 14 April 2026.

Selain itu, faktor regional seperti konvergensi (pertemuan massa udara) dan belokan angin juga turut memperkuat potensi hujan di Aceh. Meski demikian, Anang menyebut kondisi saat ini belum sepenuhnya tergolong cuaca ekstrem, namun tetap perlu diwaspadai.

BMKG memprediksi potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan di hampir seluruh wilayah Aceh. “Untuk kategori ekstrem, biasanya curah hujan harian di atas 150 milimeter. Saat ini masih dalam kategori tinggi, terutama di wilayah tengah,” katanya.

“Potensi hujan sedang hingga lebat masih bisa terjadi beberapa hari ke depan, karena adanya belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh,” tambahnya. Ia juga menekankan pentingnya masyarakat mengikuti informasi cuaca terkini, mengingat perubahan cuaca di masa transisi berlangsung sangat cepat.

BMKG sendiri terus memperbarui data cuaca secara real time melalui satelit dan radar yang diperbarui setiap 10 menit, serta menyebarkan informasi melalui berbagai kanal, termasuk media massa dan media sosial. “Masyarakat harus rutin mengupdate informasi cuaca karena perubahannya sangat cepat, terutama di musim transisi seperti sekarang,” kata Anang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....