Perkuat Ukhuwah dan Reformasi Iman di Era Modern

  • 07 Apr 2026 12:41 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang — Memperkuat persaudaraan (ukhuwah) dan melakukan pembaruan iman menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan kehidupan di era modern. Hal ini disampaikan dalam Dialog Kajian Islami RRI Banda Aceh.

Dosen Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Ustadz Dr. H. Hasan Basri, MA, menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam terdapat lima dimensi persaudaraan yang harus dijaga, mulai dari ukhuwah Islamiah hingga ukhuwah insaniyah (kemanusiaan).

“Persaudaraan dalam Islam itu luas, tidak hanya sesama Muslim, tetapi juga dalam konteks sosial, kebangsaan, hingga kemanusiaan,” ujarnya dalam Dialog Kajian Islami RRI Banda Aceh, Jumat 3 April 2026.

Ia menegaskan, menjaga ukhuwah harus diwujudkan dalam sikap nyata dengan menghindari berbagai perilaku negatif, seperti saling menghina, mencaci, berprasangka buruk, hingga menyebarkan gosip.

“Jangan saling menghina, mencaci, dan berprasangka buruk. Semua itu dapat merusak persaudaraan,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya reformasi iman atau tajdidul iman dalam kehidupan seorang Muslim. Upaya ini dilakukan dengan memperkuat tauhid melalui penghayatan dan pengamalan kalimat la ilaha illallah.

“Perbaharui iman dengan kalimat la ilaha illallah. Namun, bukan hanya diucapkan, melainkan harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa menurunnya iman dapat berdampak pada hilangnya rasa malu serta meningkatnya perilaku menyimpang.

“Jika seseorang tidak memiliki rasa malu, itu menjadi tanda bahwa imannya bermasalah. Padahal, rasa malu merupakan bagian dari iman,” ujarnya.

Untuk menjaga iman dan mempererat persaudaraan, masyarakat diajak untuk meningkatkan kualitas ibadah serta aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan.

“Perbanyak salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan mengikuti pengajian. Hal tersebut dapat melembutkan hati dan memperkuat iman,” katanya.

Dengan menjaga hati, mempererat ukhuwah, serta terus memperbaharui iman, masyarakat diharapkan mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman sebagai landasan hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....