Tantangan Era Digital Uji Konsistensi Amal, Muslim Diminta Perkuat Akidah

  • 28 Mar 2026 21:00 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang — Perkembangan teknologi dan era digital menjadi tantangan baru bagi umat Islam dalam menjaga konsistensi amal setelah Ramadan. Kemudahan akses informasi hingga kecerdasan buatan (AI) dinilai dapat memengaruhi pola pikir dan keimanan jika tidak diimbangi dengan dasar agama yang kuat.

Guru Besar Fikih UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Husni Mubarrak A.Latief, Lc., MA, mengatakan bahwa perubahan zaman menuntut setiap muslim untuk memperkuat fondasi akidah. “Tantangan hari ini berbeda. Teknologi bisa membantu, tapi juga bisa mengganggu bahkan merongrong keyakinan jika tidak punya dasar iman yang kuat,” ujarnya dalam Dialog Kajian Islami RRI Banda Aceh, Jumat 27 Maret 2026.

Menurutnya, kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan dapat memunculkan pertanyaan-pertanyaan baru yang berpotensi menggoyahkan keimanan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki pemahaman agama yang memadai. Ia menekankan pentingnya membekali diri dengan ilmu agama dasar atau fardu ain, yang mencakup pemahaman akidah, ibadah dan batasan halal-haram.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar bukan hanya dari luar, tetapi juga dari dalam diri, seperti godaan untuk kembali pada kebiasaan lama setelah Ramadan. Fenomena ini, menurutnya terjadi karena sebagian orang belum merasakan makna dan kenikmatan ibadah secara mendalam. “Kalau seseorang kembali ke kebiasaan lama setelah Ramadan, berarti nilai Ramadan belum benar-benar meresap dalam dirinya,” katanya.

Ia menambahkan, Ramadan seharusnya menjadi titik awal peningkatan kualitas diri, bukan sekadar momen sesaat. Hal ini sejalan dengan konsep Ramadan sebagai “madrasah kehidupan” yang membentuk karakter, disiplin dan kontrol diri seorang muslim. Husni pun mengajak umat Islam untuk menjadikan tantangan zaman sebagai motivasi memperbaiki diri, bukan alasan untuk melemah. “Perbaiki diri pelan-pelan, mulai dari yang kecil. Jangan fokus menyalahkan keadaan, tapi fokus pada perubahan diri,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....