YAPDI Siapkan Siswa Disabilitas Masuk Dunia Kerja
- 18 Mar 2026 00:22 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Pendidikan vokasi dinilai menjadi kunci dalam menyiapkan siswa disabilitas agar mampu memasuki dunia kerja. Hal tersebut disampaikan Kepala SLB YAPDI Kota Banda Aceh, Heni Ekawati, S.Pd., M.Pd., dalam dialog Ruang Disabilitas dan Inklusi di RRI Banda Aceh, Minggu 8 Maret 2026.
Heni menjelaskan, konsep “vokasi tanpa batas” tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga pengembangan keterampilan sesuai potensi masing-masing siswa.
Menurutnya, setiap anak disabilitas memiliki bakat yang dapat dikembangkan jika mendapat kesempatan dan dukungan yang tepat.
“Vokasi tanpa batas adalah ruang untuk menggali potensi anak. Bukan hanya belajar membaca atau berhitung, tetapi bagaimana keterampilan mereka berkembang sesuai bakat dan minat,” ujarnya.
Ia mengatakan, meskipun sekolah tersebut baru berdiri sekitar dua tahun, SLB YAPDI Banda Aceh telah mengembangkan sejumlah program vokasi, seperti membatik, melukis, serta keterampilan seni lainnya.
Saat ini, terdapat sekitar 32 siswa dengan beragam jenis disabilitas yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Heni menambahkan, pendekatan pembelajaran di SLB berbeda dengan sekolah umum karena lebih menitikberatkan pada pemahaman siswa.
“Di SLB, kami mengejar pemahaman anak. Materi pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan dan karakteristik masing-masing siswa,” katanya.
Dalam praktiknya, pembelajaran akademik diberikan sekitar 30 persen, sementara 70 persen lainnya difokuskan pada kegiatan vokasional. Metode ini dinilai efektif untuk membantu siswa menemukan potensi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.
Heni menegaskan, keterbatasan bukan menjadi penghalang bagi anak disabilitas untuk berkarya dan berprestasi. “Tidak ada yang tidak mungkin selama ada kemauan dan semangat,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....