BRIN: Wilayah Pesisir Indonesia Memiliki Potensi Likuifaksi
- 08 Mar 2026 00:31 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Sejumlah wilayah pesisir di Indonesia memiliki potensi mengalami likuifaksi apabila terjadi gempa kuat. Hal ini disebabkan kondisi tanah yang umumnya berupa pasir dengan muka air tanah dangkal.
Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Adrin Tohari, M.Eng, mengatakan fenomena likuifaksi telah tercatat dalam sejumlah gempa besar di Indonesia.
“Sejarah mencatat likuifaksi terjadi pada gempa Maumere, Bengkulu, Padang, Yogyakarta hingga yang paling masif di Palu tahun 2018,” kata Adrin dalam Dialog Tanggap Bencana RRI Banda Aceh, Selasa, 3 Maret 2026.
Menurutnya, likuifaksi tidak selalu berupa pergerakan tanah besar seperti yang terjadi di Palu. Dalam banyak kasus, fenomena tersebut hanya berupa semburan pasir, penurunan tanah, atau rekahan di permukaan.
“Jika terjadi gempa kuat lalu muncul semburan air dan pasir dari tanah, itu salah satu tanda likuifaksi,” ujarnya.
Adrin menjelaskan, penelitian BRIN di Kota Banda Aceh menunjukkan adanya potensi penurunan tanah akibat likuifaksi, terutama di kawasan yang berada dekat pantai. Penurunan tanah di beberapa lokasi bahkan berpotensi mencapai puluhan sentimeter.
Namun, ia menegaskan dampaknya terhadap bangunan sangat bergantung pada jenis pondasi yang digunakan.
“Bangunan tinggi dengan pondasi tiang pancang yang menembus lapisan keras biasanya tetap stabil, sementara bangunan dengan pondasi dangkal lebih berisiko mengalami penurunan,” jelasnya.
Untuk mengurangi risiko, Adrin menyarankan masyarakat di wilayah rawan likuifaksi memperhatikan desain bangunan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah meninggikan lantai bangunan sehingga terdapat ruang kosong antara tanah dan lantai.
“Ruang kosong itu dapat membantu melepaskan tekanan air tanah saat terjadi gempa sehingga kerusakan bangunan bisa berkurang,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap gempa kuat yang berlangsung dalam durasi lama, karena kondisi tersebut berpotensi memicu likuifaksi di wilayah yang memiliki kerentanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....