Literasi Ramadan, Cara Fakosa Sabang Ajak Anak Kurangi Gadget

  • 06 Mar 2026 13:01 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Bulan Ramadan dimanfaatkan Forum Anak Kota Sabang (Fakosa) untuk menghadirkan kegiatan literasi bagi anak-anak. Melalui program Pusaka Ransel, para siswa diajak mengisi waktu dengan membaca buku dan berbagai aktivitas edukatif.

Ketua Forum Anak Kota Sabang, Angga Sudji Pranoto mengatakan kegiatan Pusaka Ransel selama Ramadan 1447 H dilaksanakan dengan menyasar sejumlah sekolah, yakni MIS Balohan Imeulee dan MIN Paya Seunara Sabang. Sebanyak 43 anggota Fakosa kemudian dibagi menjadi dua kelompok untuk menjalankan program literasi di masing-masing sekolah.

“Dalam rangka spesial Ramadan kami membawa Pusaka Ransel ke sekolah-sekolah, berbeda dengan biasanya yang dilakukan di tempat umum seperti Sabang Fair. Antusiasme anak-anak sangat tinggi karena ketika ada buku mereka menjadi tertarik membaca dibanding hanya bermain handphone,” ujar Angga Sudji Pranoto, Jumat (6/3/2026).

Dalam kegiatan itu Fakosa membawa berbagai buku bacaan anak yang dipinjam dari perpustakaan. Buku-buku tersebut dimanfaatkan sebagai bahan bacaan bagi siswa selama kegiatan berlangsung.

Selain membaca, siswa juga diajak untuk menceritakan kembali isi buku yang telah mereka baca. Kegiatan ini sekaligus melatih keberanian anak dalam menyampaikan cerita di depan teman-temannya.

Kegiatan literasi ini sekaligus menjadi upaya menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini bagi anak-anak. Selama Ramadan, aktivitas tersebut memberi ruang bagi siswa untuk memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.

Sementara itu, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Paya Seunara Sabang, Mutia Rezki, S.Pd.I mengapresiasi kegiatan literasi yang dilaksanakan oleh Forum Anak Kota Sabang di sekolahnya. Menurutnya program tersebut membantu meningkatkan minat baca sekaligus kemampuan bahasa siswa.

“Kegiatan ini kami laksanakan dengan melibatkan siswa dari kelas satu hingga kelas enam di MIN Paya Seunara. Program seperti ini sangat baik untuk menambah wawasan bahasa serta kosa kata anak-anak,” kata Mutia Rezki.

Ia berharap kegiatan literasi seperti Pusaka Ransel dapat terus dilaksanakan secara berkala di sekolah-sekolah. Ramadan pun diharapkan menjadi momentum bagi generasi muda untuk tidak hanya meningkatkan ibadah, tetapi juga memperluas pengetahuan melalui membaca.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....