Pendidikan Inklusif Butuh Peran Orang Tua dan Sekolah
- 20 Feb 2026 20:54 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Peran orang tua dan sekolah dinilai sangat menentukan keberhasilan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. Hal tersebut disampaikan Koordinator Terapi Bintang Kecil sekaligus Teknisi Perilaku Terverifikasi, Marsela Zein, S.Psi, dalam dialog bertema pendidikan inklusif yang disiarkan melalui media digital.
Dalam dialog Ruang Disabilitas dan Inklusi Pro 1 RRI Banda Aceh pada 15 Februari 2026, Marsela menjelaskan bahwa orang tua merupakan pihak pertama yang dapat mengenali adanya perbedaan perkembangan pada anak. Namun demikian, pengenalan tersebut perlu ditindaklanjuti dengan komunikasi yang baik dan kolaborasi bersama pihak sekolah serta tenaga profesional.
“Kerja sama antara orang tua dan sekolah menjadi fondasi utama pendidikan inklusif. Anak membutuhkan lingkungan yang konsisten, baik di rumah maupun di sekolah,” ujar Marsela.
Ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam penerapan pendidikan inklusif, di antaranya rendahnya pemahaman masyarakat serta keterbatasan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi khusus dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus.
Menurutnya, peningkatan edukasi publik serta pelatihan berkelanjutan bagi guru perlu terus dilakukan agar konsep pendidikan inklusif dapat diterapkan secara optimal dan merata.
Melalui dialog tersebut, Marsela berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan inklusif semakin meningkat, sehingga anak dengan kebutuhan khusus dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....