Deteksi Dini Anak Berkebutuhan Khusus Dukung Pendidikan Inklusif
- 20 Feb 2026 15:41 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang — Deteksi dini terhadap anak berkebutuhan khusus dinilai menjadi langkah krusial dalam mendukung penerapan pendidikan inklusif di sekolah. Upaya ini penting agar setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing.
Hal tersebut disampaikan Koordinator Terapi Bintang Kecil sekaligus Teknisi Perilaku Terverifikasi, Marsela Zein, dalam dialog Ruang Disabilitas dan Inklusi, Minggu, 15 Februari 2026.
Menurut Marsela, deteksi dini memungkinkan guru dan orang tua mengenali kebutuhan spesifik anak sejak tahap awal perkembangan. Dengan demikian, intervensi yang tepat dapat segera diberikan untuk mendukung proses belajar anak secara optimal.
Ia menjelaskan, setiap anak memiliki karakteristik dan gaya belajar yang berbeda, sehingga pendekatan pembelajaran perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak.
“Melalui deteksi dini, potensi dan tantangan yang dimiliki anak dapat diketahui lebih awal, sehingga strategi pembelajaran yang dirancang menjadi lebih efektif dan inklusif,” ujarnya.
Marsela juga menekankan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif membutuhkan kolaborasi lintas pihak, mulai dari sekolah, orang tua, hingga tenaga profesional seperti psikolog dan terapis. Selain itu, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan khusus menjadi faktor penting dalam mendukung implementasi pendidikan inklusif di sekolah.
Ia berharap pemerintah dan para pemangku kepentingan pendidikan terus memperkuat kebijakan serta menyediakan fasilitas pendukung pendidikan inklusif, agar seluruh anak dapat memperoleh hak belajar yang setara tanpa diskriminasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....