Edukasi Lingkungan Fokus KSL di Sekitar Ekosistem Leuser
- 17 Feb 2026 00:54 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Komunitas Kami Sahabat Leuser (KSL) memfokuskan program kegiatannya pada edukasi lingkungan yang menyasar sekolah-sekolah serta masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan hutan.
Anggota KSL, Janisa Vavaza, S.Si., mengatakan edukasi dilakukan secara rutin melalui kegiatan school visit. Tim KSL mendatangi sekolah-sekolah yang berada di sekitar kawasan Ekosistem Leuser untuk mengajak siswa memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan.
Hal tersebut disampaikannya dalam program Ngobras RRI Banda Aceh, Selasa 10 Februari 2026 Menurut Vavaza, pendekatan edukasi dilakukan melalui dialog dan diskusi interaktif agar anak-anak lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Ia mencontohkan kegiatan edukasi yang dilakukan di Aceh Timur pascabanjir. Dalam kunjungan tersebut, siswa diajak memahami keterkaitan antara kerusakan hutan dengan meningkatnya risiko bencana alam.
Vavaza menilai, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keistimewaan kawasan Leuser, meskipun hidup berdampingan langsung dengan satwa liar dan lingkungan hutan. Padahal, kawasan tersebut memiliki peran penting bagi keseimbangan ekosistem.
“Sebetulnya masyarakat memiliki kearifan lokal dalam menjaga hutan, tetapi tetap dibutuhkan informasi dan pendampingan agar upaya pelestarian bisa berjalan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain edukasi di sekolah, KSL juga menggelar kelas konservasi dengan berbagai tema, mulai dari satwa liar hingga lingkungan hidup. Bahkan, komunitas ini pernah mengangkat tema ngaji lingkungan menjelang bulan Ramadan sebagai pendekatan edukasi berbasis nilai keagamaan.
KSL juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurut Vavaza, ide-ide kreatif dari generasi muda sangat penting dalam memperkuat kampanye pelestarian lingkungan.
Ia mengaku banyak pelajaran berharga diperoleh saat terjun langsung ke lapangan. Interaksi dengan masyarakat menjadi pengalaman yang memperkaya sudut pandang komunitas dalam menjalankan program konservasi.
Vavaza berharap semakin banyak pemuda yang terlibat aktif dalam menjaga kelestarian Leuser. “Siapa pun bisa berkontribusi untuk menjaga hutan dan lingkungan,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....