BMKG: Sebagian Wilayah Aceh Malam Ini Diprediksi Hujan
- 02 Feb 2026 18:18 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Sebagian wilayah Aceh malam ini berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dari sore hingga ke pukul 20.15 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi, Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh, mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrim hari ini.
Masyarakat dihimbau untuk mewaspadai potensi banjir, tanah longsor, angin kencang dan bencana lainnya, akibat hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi dengan durasi lama. Hal ini disampaikan Kepala BMKG Aceh, Nasrol Adil, dalam laporan resmi yang diterima RRI, Senin (2 Februari 2026).
“Potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang hari ini diprediksi terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Besar (Pulo Aceh), Aceh Selatan (Kluet Tengah), Aceh Singkil (Simpang Kanan, Gunung Meriah, Singkil Utara, Danau Paris, Suro Makmur, Singkohor), Aceh Jaya (Panga, Pasie Raya), Kota Subulussalam (Simpang Kiri, Penanggalan, Sultan Daulat, Longkib) dan sekitarnya,” ungkap Nasrol Adil.
Selain itu, Nasrol juga menjelaskan beberapa wilayah lain di Aceh yang terdampak cuaca ekstrim malam ini, seperti: Kabupaten Aceh Selatan (Samadua, Sawang, Tapaktuan, Trumon, Trumon Timur, Trumon Tengah), Aceh Tenggara (Babul Rahmah, Leuser), Aceh Barat (Sungai Mas). Kondisi tersebut dapat meluas ke wilayah Kabupaten Aceh Singkil (Singkil, Kota Baharu, Kuala Baru), Aceh Jaya (Krueng Sabee), Kota Subulussalam (Rundeng) dan sekitarnya.
BMKG memperkirakan, terdapat sirkulasi siklonik di Perairan Barat Aceh yang dapat menyebabkan adanya belokan angin serta konvergensi. Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Pesisir Barat Aceh dapat meningkatkan penambahan massa uap air, beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh.
“Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, nelayan dan operator kapal untuk tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG sebelum melaut,” jelas Nasrol Adil
Masyarakat diminta rutin memantau informasi resmi dari BMKG melalui aplikasi dan media sosial. Selain itu, langkah mitigasi seperti menjaga kebersihan saluran drainase dan tidak membuang sampah sembarangan diharapkan dapat mengurangi dampak genangan air.
BMKG juga mengimbau masyarakat yang tinggal di lereng pegunungan dan aliran sungai agar mewaspadai terjadinya banjir dan tanah longsor. Waspada Bencana Hydrometerologi yang memungkinkan terjadi jika terdapat peningkatan curah hujan dalam beberapa hari kedepan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....