PUPR Terapkan Build Back Better di Pemulihan Aceh

  • 25 Jan 2026 23:45 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan kesiapan memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh dengan mengusung konsep build back better, yakni membangun kembali infrastruktur yang lebih baik, aman, dan tangguh terhadap bencana.

Kasatgas Penanganan Dampak Bencana Wilayah Sumatera, Dr. Ir. Arie Setiadi Moerwanto, M.Sc., mengatakan Kementerian PUPR tidak membedakan secara kaku antara fase tanggap darurat dan pemulihan. Hal tersebut disampaikan Arie dalam dialog Banda Aceh Menyapa, Kamis (22/1/2026).

“Kami fokus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, mulai dari membuka keterisolasian wilayah, penyediaan air minum, perbaikan jaringan irigasi, hingga pemulihan konektivitas jalan dan jembatan,” ujar Arie.

Ia menjelaskan, salah satu tantangan utama penanganan bencana di Aceh adalah karakteristik sungai yang membawa sedimen dan material kayu dari hulu ke hilir saat hujan deras, sehingga memperparah dampak banjir di wilayah permukiman. Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian PUPR membangun sabo dam di sejumlah daerah aliran sungai (DAS) guna menahan material sebelum mencapai kawasan penduduk.

Selain pengendalian banjir, PUPR juga menargetkan pembangunan dan perbaikan puluhan jembatan serta penanganan titik-titik longsor di sejumlah kabupaten, seperti Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, hingga Aceh Tamiang.

“Konektivitas adalah kunci. Jika jalur logistik pulih, maka aktivitas ekonomi masyarakat juga akan kembali bergerak,” katanya.

Arie menegaskan, seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi akan dilaksanakan dengan pendampingan dan pengawasan ketat agar penggunaan anggaran berjalan secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....