CokBang Upayakan Kebun Percontohan Kakao bagi Petani Sabang
- 22 Sep 2025 22:17 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Peningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kakao di Pulau Sabang, CokBang (Coklat Sabang) Unit Usaha Koperasi Produsen Kakao Jaya Mandiri mengembangkan kebun percontohan kakao bagi petani lokal. Kegiatan ini dilakukan untuk memberi edukasi dan pelatihan bagi petani Kota Sabang dalam mengoptimalkan teknik budidaya kakao yang baik dan benar.
Pembuatan kebun percontohan kakao ini dilaksanakan dalam kegiatan Pelatihan Teknik Pemeliharaan, Pemupukan dan Pengendalian Hama Tanaman Kakao. Pelatihan menghadirkan 30 orang petani kakao di Kota Sabang dan kegiatan ini digelar oleh CokBang (Coklat Sabang) yang merupakan Unit Usaha Koperasi Produsen Kakao Jaya Mandiri Sabang.
Dalam kegiatan ini menghadirkan 2 orang pemateri dari Penyuluh P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya) Aceh Utara, Mahdi Abdullah dan Praktisi Tanamaman Kakao Ulee Glee, Pidie Jaya, Aceh, Muhammad Idris. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 22-23 September 2025 di lahan kakao Gampong Aneuk Laot dan Gampong Bateeshok, Sabang.
Menurut Mahdi Abdullah, upaya kebun percontohan kakao meliputi pemilihan lokasi yang tepat, penggunaan bibit unggul dan peremajaan tanaman yang sudah tua. Selain itu, juga dilakukan penerapan praktik budidaya, seperti pemangkasan dan pemupukan organik dan non organik, serta menjaga keanekaragaman hayati dan menerapkan pengendalian hama, penyakit secara organik.
"Kami ingin memberdayakan petani kakao di Sabang dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam merawat kebun kakao. Dalam kegiatan hari ini, kita mulai dari pola tanam baru, persiapan lahan, pengajiran buka lobang serta perawatan tanaman tua yang sudah dimiliki oleh petani" ungkap Mahdi Abdullah, saat diwawancara RRI, Senin (22/9/2025).
Dalam kesempatan yang sama, panitia pelaksana kegiatan, Nilawati, mengatakan pengembangan kebun percontohan kakao bagi petani merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kakao di Sabang. Dengan demikian, petani dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dalam merawat kebun kakao, sehingga produksi kakao dapat meningkat dan berkualitas.
“Kami dari pihak CokBang akan terus mendukung dan melakukan pendampingan bagi petani, dibantu penyuluhan dari Dinas Pertanian Sabang dalam meningkatkan gairah petani untuk lebih bersemangat dalam pertanian kakao. Saat ini Cokbang menawarkan harga tinggi untuk membeli dengan kakao dengan harga Rp 70ribu/kg biji kakao konven dan Rp 150/kg untuk biji kakao fermentasi,” jelas Nilawati.
Ia berharap, kebun percontohan kakao ini dapat menjadi acuan bagi petani lainnya dalam mengembangkan perkebunan kakao yang berkelanjutan dan menguntungkan. Sehingga, dapat meningkatkan kesejahteraan petani kakao di Sabang dan menjadikan komoditas kakao sebagai salah satu andalan ekonomi lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....