Bagaimanakah Peran Orang Tua Mendidik Anak Remaja?

  • 20 Feb 2025 14:40 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Masa remaja merupakan masa dimana anak mengalami perubahan dari segi peralihan umur. Dan di usia ini dibutuhkan peran orang tua yang bijak dalam mendidiknya agar si anak tidak terjerumus dengan hal yang negatif atau yang tak baik bagi mereka.

Dimasa remaja anak-anak mulai mencari jati diri dan mencoba hal-hal yang baru bagi mereka, dimana dimasa ini mereka masih dalam masa transisi yang penuh tantangan. Biasanya pada masa ini mereka dapat saja terjerumus ke dalam pergaulan yang bebas atau melakukan hal-hal yang dapat merugikan dirinya.

Julia Elvina Ritonga, S.Psi seorang psikolog yang saat ini menjadi tenaga pengajar di salah satu perguruan tinggi di Kota Sabang mengatakan, hal yang paling mendasar dalam mendidik anak yang beranjak remaja salah satunya adalah komunikasi. Nah ketika anak berkomunikasi terbuka dengan orang tuanya, anak tersebut merasa aman dan nyaman otomatis anak akan terbuka bercerita, dan sinilah orang tua dapat memberi tahu mereka mana yang baik dan mana yang buruk atau yang tidak baik bagi mereka kedepannya.

“Kalau menurut saya yang pertama adalah komunikasi, ketika komunikasi kita pada anak baik maka anak tersebut akan menceritakan semua yang mereka rasakan, jadilah pendengar yang baik dengan mendengar keluh kesah dan masalah mereka tanpa ada unsur menghakimi, jika anak sudah nyaman mereka akan bercerita dan jike mereka tidak cerita pada kita selaku orang mana mungkin kita tahu ada apa dengan mereka serta konflik apa yang terjadi,” ujar Julia kepada RRI Selasa (11/2/2025).

Pada fase anak-anak, sebaiknya orang tua membangun kedekatan dengan mengajaknya berkomunikasi dengan baik, ikatan emosional yang baik, hal ini dapat menjadi penentu bagi anak pada saat ia menginjak remaja nantinya. Menurut Julia, membangun komunikasi dan ikatan terhadap orang tua dan anak sebenarnya dimulai sejak dari dini dan dari rumah, jika anak tumbuh dengan didikan yang baik dari rumah maka apabila anak bergaul dengan lingkungannya maka anak tersebut tidak akan terjerumus dalam pergaulan yang salah.

Membangun komunikasi yang baik pada anak membutuhkan waktu dan juga kesabaran. Akan tetapi jika dilakukan dengan konsisten maka anak akan lebih terbuka dan merasa dihargai pendapatnya, menjadi investasi berharga agar anak menjadi individu yang berkepribadian yang baik, tutup Julia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....