Empat Dimensi Pembelajaran di Madrasah Ramadan

  • 13 Mar 2026 20:18 WIB
  •  Sabang

RRI.Co.ID, Sabang - Bulan Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Lebih dari itu, Ramadan adalah sebuah madrasah atau sekolah kehidupan yang dirancang untuk mendidik manusia.

Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh, Marshudin, S.Pd.I, mengatakan bahwa Ramadan merupakan bulan tarbiyah atau bulan pembelajaran. Ia bahkan mengibaratkan Ramadan sebagai sebuah kelas yang dilengkapi dengan berbagai ujian dan filter-filter.

“Ramadan ini tak ubahnya seperti kelas, dengan berbagai macam ujian dan filter yang sejatinya untuk menaikkan kelas kita, dan kelas yang paling tinggi adalah kelas taqwa/orang-orang yang bertakwa (muttaqin),” ujarnya dalam dialog bersama Pro 4 Banda Aceh, Kamis 19 Februari 2026.

Lebih lanjut, ia menyampaikan terdapat empat dimensi utama pendidikan yang diterima seorang mukmin selama bulan suci Ramadan:

  1. Pendidikan Nafsi (Pendidikan Diri), melatih pengendalian hawa nafsu. Logikanya, jika hal-hal yang semula halal (makan dan minum) mampu kita tinggalkan di siang hari karena perintah allah, maka hal-hal yang diharamkan seharusnya lebih mudah untuk ditinggalkan.
  2. Tarbiyah Liruhiyah (Pendidikan Rohani), melalui ibadah tarawih, tadarus, dan zikir, batin manusia dilatih untuk selalu terpaut kepada Allah.
  3. Tarbiyah Lil Akhlak (Pendidikan Karakter), Ramadan merupakan momentum transisi dari akhlak tercela menuju akhlak terpuji.
  4. Pendidikan Empati dan Syukur, dengan merasakan lapar, timbul rasa empati terhadap mereka yang kekurangan, seperti saudara-saudara yang tertimpa musibah atau mereka yang hidup di garis kemiskinan. Hal ini bertujuan melahirkan jiwa yang dermawan dan pandai bersyukur.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....