Ramadan Momen Perubahan Keutuhan Karakter yang KoKoh

  • 05 Mar 2026 20:05 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Bulan Ramadan yang penuh berkah ini semua umat muslim menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk ketaatan kita pada perintah Allah SWT. Tetapi bulan Ramadan tidak hanya menahan lapar dan dahaga saja melainkan banyak melakukan amal saleh agar mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

H. Muchtar AG, S.Pd.i, M.Pd selaku Camat Mane Pidie mengatakan dalam dialognya bersama RRI, bulan Ramadan bulan penuh berkah dan memiliki peran penting dalam pendidikan karakter seorang muslim, pendidikan dalam Islam tidak hanya tentang pengetahuan akan juga dapat membentuk nilai moral dan spiritual.”Di bulan Ramadan umat Islam menjalankan ibadah seperti puasa, salat malam, baca Al-Qur’an bersedekah dan ibadah-ibadah lainnya, ibadah ini membantu meningkatkan ketakwaan kita serta melatih kesabaran, kedisiplinan, kejujuran dan empati pada sesama”, ujarnya Kamis 5 Maret 2026.

Lebih lanjut ia menjelaskan Ramadan dapat dipandang sebagai bulan pendidikan yang membentuk karakter muslim sehingga menjadi seorang muslim yang berakhlak mulia. Di era modern pembentukan karakter semakin penting karena dapat mempengaruhi globalisasi dan kemajuan teknologi yang membawa tantangan tersendiri, nilai-nilai moral yang sering tergerus oleh gaya hidup instan.

“Ramadan menjadi momen yang tepat untuk mengembalikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari dan dapat membentuk pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab dan memiliki komitmen terhadap kebaikan yang kita lakukan, serta bulan Ramadan dapat membentuk pribadi yang bertakwa”, tambahnya.

Banyak orang memenfaatkan bulan Ramadan dengan memperbaiki perilaku, merefleksi diri, memperbaiki kesalahan dan memulai perbuatan –perbuatan yang baik. Dengan demikian Ramadan dapat juga menjadi madrasah atau sekolah pendidikan untuk membentuk karakter muslim yang unggul.

Dan akhirnya kita menentukan jati diri kita sebagi manusia-manusia yang terbaik dihadapan Allah SWT dan juga dapat menjadikan contoh bagi orang lain. Tujuan akhir adalah keberhasilan puasa diukur ketika Ramadan usai, ketika sifat seseorang berubah menjadi lebih santun, bijaksana, jujur, sabar dalam kehidupan sehari-hari, serta Ramadan menjadi titik tolak untuk mempertahankan perubahan positif dan dapat membangun karakter yang kokoh untuk bekal menjalani kehidupan lebih bermakna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....