Ketua DPRK Ajak Pemuda Jadikan Ramadan Momentum Perkuat Iman dan Taqwa
- 27 Feb 2026 00:15 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang- Ketua DPRK Sabang Magdalaina mengajak generasi muda menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat iman dan takwa. Ia mendorong para pemuda untuk meramaikan masjid serta mengisi waktu dengan kegiatan ibadah dan aktivitas yang membawa manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan.
Ia mengatakan Ramadan merupakan bulan istimewa bagi umat Islam karena di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar dan momentum turunnya Al-Qur’an. Selain itu, Ramadan juga dikenal sebagai bulan penuh ampunan dan rahmat.
"Salah satu bentuk nyata menjaga iman adalah dengan meramaikan masjid melalui salat berjamaah, tarawih, serta tadarus Al-Qur’an. kehadiran anak muda di masjid akan membawa energi positif dan memperkuat suasana religius di tengah masyarakat," sebut Magdalaina Kamis 26 Februari 2026.
Magdalaina mendorong generasi muda agar aktif memakmurkan masjid melalui salat berjamaah, tarawih, serta tadarus Al-Qur’an. Ia menilai kehadiran anak muda di masjid akan memberi semangat baru dan memperkuat suasana religius di tengah masyarakat.
Menurutnya, di Aceh, suasana Ramadan memiliki kekhasan tersendiri. Tradisi seperti tadarus hingga larut malam, kajian keagamaan, hingga kegiatan pesantren kilat bagi anak-anak dan remaja sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Tradisi tersebut dinilai perlu terus dijaga di tengah perkembangan zaman.
“Kalau pemuda kita kuat secara iman dan akhlak, masa depan daerah juga akan kuat. Ramadan ini harus menjadi titik perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Magdalaina berharap semangat Ramadan mampu melahirkan generasi Sabang yang religius, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mengingatkan tantangan penggunaan media sosial yang semakin tinggi di kalangan pemuda. Jika tidak digunakan dengan bijak, hal itu dapat mengurangi kualitas ibadah selama Ramadan. Karena itu, ia mengajak pemuda memanfaatkan teknologi untuk hal yang positif, seperti mengikuti ceramah daring atau membaca konten keagamaan.
Selain memperkuat ibadah, Magdalaina mengajak generasi muda terlibat dalam kegiatan sosial, seperti berbagi takjil, membantu kaum dhuafa, serta menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan. Menurutnya, Ramadan juga mengajarkan kepedulian dan rasa empati terhadap sesama.
“Kalau pemuda kita kuat iman dan akhlaknya, maka masa depan daerah juga akan kuat. Ramadan ini harus menjadi momentum perubahan ke arah yang lebih baik,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....