Keistimewaan Malam Lailatul Qadar

  • 27 Mar 2025 11:37 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang : Lailatul Qadar merupakan malam yang begitu dinantikan bagi seluruh umat Islam yang sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Bagaimana tidak, malam ini diibaratkan bagai malam 1000 bulan, yang jika bersungguh-sungguh dalam mengerjakan segala amalan ibadah, maka akan meraih pahala seolah-olah sudah menjalani ibadah selama 80 tahun lamanya.

“Setiap orang pasti menginginkan mendapatkan lailatul qadar, karena lailatul qadar tidak ada setiap malam, di dalam satu tahun yang jumlahnya 365 hari, hanya di dapatkan satu malam saja dan itu terjadi di bulan Ramadan. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa malam lailatul qadar dipredikisi pada 10 malam terakhir. Masih ada waktu tersisa beberapa malam lagi untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT di penghujung Ramadan ini, “ demikian dikatakan Tgk. Murdani dalam program siaran Dialog Ramadan RRI Sabang, Senin (24/3/2025).

Tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan terjadinya malam lailatul qadar itu. Namun umat muslim sangat mengingingkan untuk bisa meraihnya, dikarenakan malam lailatul qadar begitu spesial. Segala keinginan terbaik baik itu tentang rezeki, kehidupan, hal itu akan diraih dan akan lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.

Tgk. H. Murdani, S.Ag. M.A narasumber dari Kantor Kementerian Agama Kota Sabang menjelaskan adapun beberapa hal yang menjadi keistimewaan dari malam lailatul qadar. “Yang pertama ialah malam dimana diturunkannya Alqur’an sebagai pedoman hidup manusia, kedua malam lailatul qadar ialah malam yang lebih baik dari 1000 bulan, ketiga turunnya para malaikat di malam lailatul qadar, keempat malam lailatul qadar itu ialah malam kesejahteraan sampai terbit fajar dan terakhir orang yang meraih malam tersebut akan mendapat ampunan dari Allah SWT,” kata Tgk. Murdani.

Tgk. Murdani juga menghimbau kepada seluruh masyarakat sabang agar bisa mengambil bagian untuk melaksanakan ibadah malam. “Siapa yang mendirikan shalat penuh dengan keimanan di malam lailatul qadar maka akan diampunkan dosa-dosanya yang telah lalu. Kita tidak pernah tahu Ramadan ini apakah akan menjadi yang terakhir untuk kita atau enggak, maka daripada itu marilah kita bersungguh-sungguh untuk memperbanyak amalan ibadah di waktu yang tersisa sedikit lagi ini, selagi diberikan kesempatan, kesehatan serta umur, semoga di Ramadan ini di ampunkan dosa kita dan dilipat gandakan segala amaliah kita., “ tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....