Makna dan Hikmah Zakat Fitrah
- 24 Mar 2025 11:12 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang - Zakat fitrah adalah salah satu ibadah wajib umat Islam yang dilaksanakan pada bulan Ramadan, sebelum Hari Raya Idul Fitri. Ibadah ini bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi juga mengandung makna dan hikmah yang mendalam bagi setiap muslim.
Secara bahasa,“fitrah” berarti suci atau bersih. Zakat memiliki makna sebagai bentuk penyucian diri setelah menjalani ibadah puasa Ramadan. Dengan menunaikan zakat fitrah, seorang muslim diharapkan dapat membersihkan diri dari segala dosa dan kesalahan yang mungkin dilakukan selama bulan Ramadan. Selain itu, zakat fitrah juga memiliki makna sosial. Ibadah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang kurang mampu.
“Perlu digarisbawahi bahwa kewajiban zakat fitrah ini bukan hanya bagi yang berpuasa saja, tapi bagi setiap muslim yang hidup di bulan Ramadan,” ujar Ustaz Firdaus, S.Ag., MA dari Kementerian Agama Kota Sabang dalam Dialog Ramadan bersama RRI Sabang, Jumat (21/3/2025).
Lebih lanjut, ia menerangkan beberapa hikmah zakat fitrah bagi pemberi zakat (muzakki), antara lain:
- Membersihkan jiwa orang yang berpuasa
- Untuk menyempurnakan nilai puasa yang kurang
- Memberikan pemahaman bagi muzakki bahwa zakat adalah salah satu sendi dan pilar dalam Islam
- Sebagai pembeda antara islam dan kufur
Adapun, hikmah zakat fitrah bagi penerima zakat fitrah (mustahik):
- Agar meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT
- Tawadhu terhadap kondisi yang dialami, maka Allah akan angkat derajatnya
- Agar senantiasa iklas atas takdir Allah
“Ketika setiap muzakki dan mustahik zakat memahami hikmah yang ada dibalik zakat fitrah itu, maka mereka semakin sadar untuk semaksimal mungkin mengeluarkan zakat fitrah ini,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....