Al-Qur’an: Kunci Bahagia Dunia dan Akhirat
- 22 Mar 2025 22:15 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW sebagai pentunjuk dan pedoman hidup umat manusia. Al-Qur’an bukan hanya kitab bacaan saja, namun menjadi pedoman hidup yang memberikan arahan dan tujuan dalam berbagai aspek kehidupan seperti dalam beribadah, sosial, moral dan hukum.
Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, Allah SWT telah memberikan wahyu kepada kita umat manusia sebagai pijakan, pedoman, penelusuran dan akar dari pada permasalahan, problematika kehidupan. Al-Qur’an diturunkan oleh Allah SWT untuk umat manusia sebagai penjaga bagi hambaNya, sebagai jalan untuk meraih kebahagian dunia dan akhirat.
Dalam permasalahan sehari-hari baik dari segi aspek ibadah, muamalah, munakahah dan jinayah, Al-Qur’an adalah sebagai sumber rujukan yang utama, dan jika dilihat dari pandangan ilmu fiqih Al-Qur’an menjadi sumber dasar utama untk mengeluarkan fatwa hukum, kemudian baru ada sunnah, hadis, ijmak dan qiyas, yang dilakukan oleh ulama. Hal ini dikatakan oleh Tgk. Ilham Rahmadi selaku tenaga pengajar di pesantren Sulaimaniyah Kota Sabang, kepada RRI saat mengisi program Dialog Ramadan, Sabtu (22/3/2025).
Allah SWT selain mengutus para Rasul Nya untuk membimbing, mengarahkan, mengajarkan umat manusia ke jalan yang benar, Allah SWT juga mengirimkan surat (Al-Qur’an) sebagai pedoman bagi umat manusia yang tidak akan pernah musnah hingga akhir zaman. Al-Qur’an juga menjadi pembeda antara kebenaran dan kebatilan, bisa berupa menjadi hidayah, bisa juga menjadi zikir bagi umat manusia, maka di bulan Ramadan ini dimana Allah SWT menurunkan kitab suci Al-Qur’an sebagi petunjuk bagi umat manusia dan memberikan arahan dan rincian dari petunjuk tersebut.
Ada dua golongan orang yang kita tidak boleh iri melihatnya yaitu yang pertama adalah mereka yang seorang yang diberikan ole Allah SWT nikmat mahir tilawah Al-Qur’an, dimana seorang itu selalu melantunkan ayat suci Al-Qur’an sepanjang hari, sering bergaul dengan Al-Qur’an, dan mentadabburi Al-Qur’an maka akan menemukan kedahsyatan dari Al-Qur’an. Golongan kedua yaitu orang yang Allah SWT berikan kenikmatan kekayaan harta benda terus berinfaq dan bersedekah di jalan Allah, karena dengan bersedekahlah dapat menjamin pahala jariyah terus mengalir.
Tgk. Rahmadi juga mengatakan tantangan terbesar saat ini dalam penerapan ajaran didalam Al-Qur’an di era modern adalah gadget atau ponsel. Jika apabila ponsel dapat dirubah maka generasi milenial sekarang akan disibukkan dengan mempelajari Al-Qur’an. “Dengan momentum bulan suci Ramadan ini, mari kita perbanyak membaca Al-Qur’an, mempererat hubungan dengan Al-Qur’an, mengamalkan isi Al-Qur’an serta mengimplememtasikan dalam kehidupan kita sehari-hari agar mendapatkan kebahagian dunia dan akhirat,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....