Menjaring Ketum Koni Sabang: Harus Bisa Urus Olahraga
- 28 Sep 2025 06:20 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Menjelang pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sabang masa bhakti 2025–2029, tokoh olahraga sekaligus Ketua Karatker Penjaringan, Haji Muhammad Isa, menekankan pentingnya kriteria yang harus dimiliki calon pemimpin organisasi olahraga tersebut. Menurutnya, figur yang akan memimpin KONI Sabang harus benar-benar siap secara kapasitas maupun dedikasi dalam mengurus olahraga.
Haji Muhammad Isa saat diwawancarai RRI menyebutkan, calon ketua umum tidak hanya dituntut memiliki kemampuan manajerial, tetapi juga harus memiliki semangat pengabdian yang tinggi serta waktu yang cukup untuk mengurus roda organisasi. “Pengurus KONI tidak bisa dijalankan setengah hati. Dibutuhkan keikhlasan, pengabdian, dan komitmen penuh demi kemajuan olahraga Sabang,” ujarnya Minggu (28/9/2025).
Selain itu, ia menegaskan bahwa calon ketua umum KONI Sabang wajib memahami, konsekuen, serta konsisten dalam melaksanakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Hal ini dinilai penting agar setiap kebijakan maupun program kerja tetap sejalan dengan aturan yang berlaku, sekaligus menjaga marwah organisasi olahraga di daerah.
“Calon ketua umum juga wajib mampu menjadi pengayom sekaligus pemersatu unsur masyarakat olahraga. Mereka harus memiliki visi luas dalam membina olahraga prestasi, serta sanggup menjalin kerja sama dengan badan usaha maupun instansi terkait,” tegasnya.
Ia juga menekankan, bahwa kepemimpinan KONI Sabang mendatang harus terbuka terhadap kemitraan strategis. Menurutnya, kemampuan menjalin sinergi dengan badan keolahragaan tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional, akan membuka peluang besar bagi perkembangan olahraga di Kota Sabang.
Dengan berbagai harapan tersebut, ia berharap proses pemilihan Ketua KONI Sabang periode 2025–2029 dapat menghasilkan figur yang mampu membawa perubahan nyata bagi dunia olahraga di daerah. “Kita semua ingin olahraga Sabang semakin berprestasi, dan itu hanya bisa diwujudkan dengan kepemimpinan yang kuat, visioner, dan merangkul semua pihak,” pungkas Haji Muhammad Isa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....