POMDA 2025, Pesilat Sabang Sumbang Emas Untuk USK
- 15 Jun 2025 23:36 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen pencak silat Universitas Syiah Kuala (USK) dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) Aceh 2025 yang digelar di Universitas Teuku Umar, Aceh Barat. Salah satu atlet silat asal Sabang, Dimas Putra Rizkiansyah, berhasil mempersembahkan satu dari tujuh medali emas bagi tim USK, usai menundukkan tiga lawan tangguh dari berbagai perguruan tinggi di Aceh.
Dalam laga yang berlangsung sengit sejak babak penyisihan hingga final, Dimas menunjukkan teknik dan strategi matang. Ia mengalahkan Maula Adirga dari Universitas Islam Negeri Ar-Raniry di babak awal, kemudian menumbangkan Faras Arizsa Alfianda dari Akper Kesdam IM Banda Aceh, dan menutup kemenangannya dengan menyingkirkan Ricco Angga Prawira dari Universitas Samudra di partai final.
Kepala Pelatih Tapak Suci Sabang, Hendra Susanto, mengaku bangga atas pencapaian anak asuhnya. Ia menyebut bahwa hasil ini merupakan buah dari latihan disiplin dan mental juang tinggi yang telah dibentuk sejak jauh hari
“Dimas bukan hanya membawa nama USK, tetapi juga mengharumkan nama Sabang di tingkat provinsi. Ini bukti bahwa atlet-atlet daerah juga mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” ungkap Hendra kepada RRI, Sabtu (15/6/2025).
Secara keseluruhan, tim pencak silat USK tampil gemilang pada POMDA Aceh tahun ini dengan meraih 7 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu, menjadikan total perolehan sebanyak 11 medali. Capaian ini sekaligus mengukuhkan USK sebagai juara umum cabang pencak silat di ajang tersebut.
Ajang POMDA Aceh 2025 sendiri menjadi wadah kompetisi antar mahasiswa se-Aceh dan diikuti puluhan perguruan tinggi negeri dan swasta. Selain menjadi ajang unjuk prestasi, kegiatan ini juga menjadi salah satu seleksi awal menuju Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) yang akan digelar akhir tahun mendatang.
Dengan keberhasilan ini, pelatih Hendra berharap perhatian terhadap pembinaan atlet daerah semakin ditingkatkan. “Potensi atlet kita besar, tinggal bagaimana kita dukung dengan fasilitas, pelatihan yang terarah, dan kesempatan yang setara. Kami optimis Sabang bisa terus menyumbang atlet berprestasi di masa depan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....