Wamenpar Takjub Salak Sabang: Kecil-Kecil Cabai Rawit

  • 14 Sep 2026 21:30 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang- Salak asal Kota Sabang mencuri perhatian Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati saat penutupan Aceh Culinary Festival (ACF) 2026 di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh.

Wakil Menteri Pariwisata itu mengaku takjub dengan rasa salak Sabang yang berukuran kecil, tetapi memiliki rasa manis yang kuat. Ia bahkan menyebut salak tersebut seperti pepatah “kecil-kecil cabai rawit”.

Komentar itu disampaikan Ni Luh Enik Ermawati saat menghadiri penutupan ACF 2026. Salak Sabang menjadi salah satu produk lokal yang menarik perhatian dalam ajang yang mempertemukan kekayaan kuliner dari berbagai daerah di Aceh tersebut.

Pujian tersebut memperlihatkan bahwa produk pangan lokal dapat menjadi bagian dari daya tarik kuliner daerah. Produk khas Sabang tidak hanya menawarkan cita rasa, tetapi juga memiliki cerita dan karakter yang dapat diperkenalkan kepada wisatawan.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati mengatakan, Aceh Culinary Festival tidak boleh berhenti sebagai ajang menikmati makanan. Festival kuliner harus mampu membuka peluang ekonomi dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kegiatan seperti ini jangan hanya menjadi tempat untuk menikmati makanan. Kita ingin kuliner bisa menggerakkan ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha dan memperkenalkan produk lokal lebih luas,” ujar Ni Luh Enik Ermawati.

Bagi Kota Sabang, kehadiran produk lokal dalam festival kuliner menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah. Kuliner dan produk pangan khas dapat dipadukan dengan promosi destinasi sehingga wisatawan memperoleh pengalaman yang lebih lengkap saat berkunjung ke Pulau Weh.

Pujian terhadap salak Sabang juga menjadi peluang untuk memperkuat promosi produk lokal. Cita rasa yang khas dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan lebih banyak potensi kuliner dan produk UMKM Sabang kepada wisatawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....