Putu Mayang, Ada Nostalgia di Setiap Gulungan

  • 04 Agt 2025 23:48 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang : Putu mayang adalah kue tradisional yang dibuat dari tepung kanji atau tepung beras , dengan campuran santan kelapa dan disajikan dengan kinca atau gula jawa cair. Putu mayang juga populer bagi masyarakat sebagai hidangan saat Ramadhan, camilan, maupun hidangan pada pesta pernikahan.

Salah satu kuliner tradisional Indonesia yang berasal dari Betawi ini dikenal dengan bentuknya yang unik mirip mie atau lilitan benang putih, ada juga yang berwarna-warni cerah. Penjual putu mayang, warga Gampong Kuta Timu Kota Sabang, Radhiah menjelaskan bagaimana cara ia mengolah putu mayang hingga menjadi sajian yang lezat disantap.

“Untuk bahan dasar putu mayang itu tepung beras/kanji yang di olah sampai lembut. Setelah dikukus lalu adonan tadi dibentuk melingkar seperti gulungan mie pakai cetakan atau daun pisang,” ujarnya saat dihubungi RRI Sabang, Minggu (3/8/2025).

Ada ciri khas yang membuat putu mayang berbeda dari penganan tradisonal lainnya, yaitu perpaduan kuahnya yang gurih juga manis. Campuran dari santan dan tambahan gula merah/putih, dilengkapi juga dengan potongan pisang, nangka serta daun pandan sehingga aromanya semakin harum.

Tak hanya di Betawi, putu mayang juga digemari di berbagai daerah, termasuk di Aceh. Menjadi simbol kekayaan kuliner Nusantara, rasanya lembut, manis serta aromanya yang lezat. Meskipun putu mayang termasuk jajanan lawas, tapi selalu dirindukan para penikmatnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....