Halua, Kudapan Tradisional Tanah Rencong yang Melegenda

  • 21 Jul 2025 16:23 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Aceh, yang dikenal dengan sebutan Serambi Mekkah, tidak hanya kaya akan budaya dan sejarah saja, tetapi Aceh jua memiliki bayak kuliner yang lezat. Salah satu makanan atau kudapan yang populer terutama di pedesaan adalah Halua.

Halua sering dibuat pada momen-momen penting seperti pada acara kenduri di kampung, hari raya dan sebagai salah satu hantaran dara baro. Kudapan ini, tidak hanya menjadi sajian yang biasa saja, namun menjadi simbol kebersamaan karena pembuatannya dilakukan bersama anggota keluarga atau juga masyarakat.

Halua khas Aceh ini terbuat dari beras ketan yang di gongseng kemudian dihaluskan, dan dicampur oleh gula merah dan kelapa. “Walaupun sekarang begitu banyak cemilan atau kudapan yang modern, tetapi halua masih banyak dicari dan digemari oleh masyarakat, terutama pada momen-momen penting seperti hantaran untuk dara baro”, ujar Mauliani salah seorang warga Gampong Balohan Kecamatan Sukajaya Sabang saat wawancara bersama RRI, Senin(21/7/2025).

Kak Imul sapaan akrabnya, menceritakan proses pengolahan halua memerlukan kesabaran dan tenaga yang ektra. Pertama beras ketan dicuci bersih dan tiriskan, kemudian gongseng (sangrai) hingga kecoklatan dan harum, diamkan beberapa menit hingga dingin, selanjutnya di tumbuk sampai halus.

Kemudian gula merah dicairkan dan disaring, tambahkan kelapa parut dan beras ketan yang sudah dihaluskan tadi, dimasak sambil terus diaduk-aduk hingga tekstur adonan padat dan mengental. Selanjutnya adonan halua tadi dicetak sesuai selera, setelah mengeras halua siap disajikan.

Halua ini sendiri memiliki tekstur yang agak padat berisi (menyerupai dodol), manis, legit dan saat digigit seperti ada gerindilan-gerindilan halus dari beras ketan yang dihaluskan. Dan di setiap gigitannya membawa suasana nostalgia bagi mereka yang ada dan tumbuh di pedesaan Aceh.

Imul juga berharap, semoga kudapan tradisional seperti halua ini dapat terus lestari sebagai dari kekayaan kuliner khas Aceh yang membanggakan. Dan semoga generasi muda Aceh dapat melestarikan pembuatan halua ini agar tidak hilang ditelan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....