Mengenal Sagu, Panganan Tradisional dari Alam
- 01 Mei 2025 18:05 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Sagu sangat populer di Indonesia bagian Timur, terutama di Papua dan Maluku. Makanan ini berpotensi sebagai alternatif makanan pokok yang dapat menggantikan beras.
Sebagai makanan pokok tanaman sagu banyak tumbuh dihutan dan di daerah tropis, ada yang tumbuh liar atau sengaja di budidayakan (tanam), biasanya tumbuh ditepi sungai atau rawa yang memiliki kadar air yang tinggi. Sagu memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi, sumber energi utama yang hampir sama dengan nasi dan singkong.
Banta Chairullah seorang pengusaha sagu yang berasal dari Medan ( Sumatera Utara), mengatakan bahwa ia mengembangkan usaha turun temurun dari keluarga nya di Desa Puni Aceh Besar. Menurutnya tanaman sagu atau bahan pokok pengolahan sagu masih banyak tumbuh di wilayah Aceh Besar dan harganya juga terjangkau per batangnya. "Jadi saya tertarik untuk mengembangkan usaha ini, ujar Banta kepada RRI Kamis (1/5/2025).
Ia juga menceritakan bagaimana cara pengolahan sagu mulai dari batang hingga menjadi sagu yang dapat diolah menjadi tepung atau makanan yang enak. Pertamanya tebang tanaman sagu yang sudah dewasa atau sudah berumur 7-15 tahun, dipotong menjadi beberapa bagian lalu diparut dan di cuci untuk dikeluarkan pati nya, kemudian pati ini diendapkan, dimasukkan kedalam cetakkan serta dikeringkan, hasil yang dikeringkan inilah yang kemudian bagian akan menjadi tepung sagu yang masih berupa gumpalan atau batangan yang siap diolah menjadi berbagai jenis makanan olahan, tambahnya.
Dalam seminggu ia mampu mengolah enam batang sagu, dengan rata-rata mampu memproduksi 10 pack kemasan, dalam 1 packnya terdapat 70 batang sagu siap dipasarkan yang djual dengan harga Rp. 5.000,- sampai Rp.10.000,-. Dan untuk pemasaran, sebagian hasil produksinya dipasarkan di wilayah Banda Aceh dan ke Medan (Sumatera Utara).
Sagu bukan hanya sekedar tepung saja, akan tetapi juga merupakan sumber panganan penting, dan memiliki manfaat serta nilai budaya yang tinggi. Dapat juga diolah menjadi gula, beras sagu dan kue kering, tentunya dengan cita rasa yang lezat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....