Mengapa Wagyu Jadi Daging Paling Mahal di Dunia?
- 18 Okt 2024 09:48 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang - Daging wagyu adalah jenis daging sapi yang terkenal berasal dari Jepang. Kata “wagyu” sendiri berasal dari bahasa Jepang, “wa” berarti Jepang dan “gyu” berarti sapi. Jadi,secara harfiah, wagyu berarti sapi Jepang. Kobe beef, yang merupakan daging wagyu dari prefektur Hyogo, merupakan daging termahal di dunia, mencapai 5 juta rupiah per gramnya.
Ciri khas daging wagyu adalah pola urat lemak (marbling) yang sangat halus dan merata di antara serat dagingnya yang memberikan rasa lembut dan juicy dan kaya rasa pada daging wagyu. Selain itu, lemak pada daging wagyu punya rasa yang lebih manis dan meleleh di mulut, serta tekstur yang lembut dan mudah dikunyah. Namun, kualitas premium ini tak lepas dari perawatan khusus pada sapi ini. Yuk kita bahas kenapa harga daging sapi wagyu bisa selangit!
Dikutip dari Nibble.id, meskipun dikenal sebagai daging sapi khas Jepang, wagyu ternyata hasil persilangan beberapa ras sapi Jepang dengan sapi impor. Empat ras utama wagyu yaitu Japanese Black, Polled, Shorthorn, dan Brown. Untuk memastikan kualitasa wagyu tetap terjaga, peternak Jepang memberikan sertifikasi khusus pada setiap sapi, mencatat garis keturunan, dan hanya mengembangkan sapi dengan genetika terbaik.
Proses pemeliharaan sapi wagyu juga sangat khusus. Sapi ini diberikan pakan khusus yang sangat diperhatikan komposisinya, seperti jerami, gandum, beras, bahkan minyak zaitun. Semua proses ini bertujuan untuk menghasilkan daging dengan kualitas marbling yang tinggi, rasa yang lezat, dan tekstur dan yang lembut.
Untuk menjaga kebahagiaan sapi wagyu, peternak Jepang melakukan berbagai cara khusus, seperti membiarkan sapi merumput di padang rumput yang luas dan hijau. Sapi juga dimanjakan dengan pijatan dan diberikan minuman sake atau bir agar rileks, serta dihindarkan dari lingkungan yang bikin stres seperti kandang yang sempit dan perlakuan yang kasar.
Tidak seperti sapi pada umumnya yang bisa disembelih pada usia 15 bulan, sapi wagyu membutuhkan waktu yang lebih lama hingga mencapai usia 3 tahun dengan bobot mencapai 280 hingga 700 kilogram. Karena proses pemeliharaan yang rumit dan waktu yang lama, jumlah sapi wagyu yang dihasilkan sangat terbatas dan hanya beberapa negara seperti Jepang, Australia, dan Amerika Serikat yang mampu membudidayakan sapi wagyu, sehingga harganya sangat mahal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....