Kenali Tiga Jenis Pelembab Sesuai Jenis Kulit
- 03 Jul 2024 21:09 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang : Pelembab atau moisturiser merupakan langkah perawatan kulit yang tidak boleh dilewatkan. Dikutip dari beautynesia.id, pelembab sangat penting untuk melembabkan kulit, menghaluskan kulit, mencegah kerusakan skin barrier, serta sebagai anti aging sehingga terjaga kilau alami kulit anda. Apalagi bagi anda pemilik kulit kering, pelembab sudah pasti wajib merupakan barang wajib yang harus selalu ada.
Namun, jangan asal memilih pelembab. Kenali dulu jenis dan formula pelembab yang cocok untuk kulit anda. Dikutip dari laman Tryblossom.com, secara garis besar, pelembab terbagi ke dalam tiga jenis, yaitu oklusif, emolien dan humektan. Yuk kenali lebih lanjut.
1. Oklusif
Pelembab dengan jenis oklusif memiliki cara kerja mengunci kelembaban kulit dengan memberikan lapisan pelindung atau layer untuk mencegah berkurangnya kadar air dalam kulit. Beberapa contoh pelembab yang bersifat oklusif yaitu petrolum jelly, beeswax, shea butter, silikon, tamanu oil, serta aquaphor.
Pelembab jenis oklusif sangat cocok dipakai untuk kulit yang benar-benar kering dan butuh hidrasi ekstra serta kulit dengan kondisi seperti psoriasis atau eksim. Nsmun, kalau kulit Anda cenderung berminyak, oklusif mungkin bukan pilihan terbaik untuk Anda. Karena oklusif membentuk penghalang fisik pada kulit sehingga dapat menyumbat pori-pori dan meningkatkan pertumbuhan jerawat pada jenis kulit yang lebih berminyak.
2. Emolien
Pelembab jenis emolien berbasis minyak bekerja untuk mengisi celah antara sel-sel kulit dan menggantikan lipid yang hilang untuk memperkuat kulit, sehingga membuat permukaan kulit halus. Emolien sangat baik untuk meningkatkan fungsi skin barrier kulit karena mampu meredakan kekeringan dan iritasi.
Beberapa contoh pelembab yang bersifat emolien antara lain ceramides, jojoba oil, coconut oil, squalane, serta stearic acid. Pemilik kulit kering, sensitif, dan mudah iritasi direkomendasikan menggunakan pelembab dengan jenis emolien.
3. Humektan
Pelembap humektan adalah penyuka air, yang berarti memiliki sifat penyerapan air yang kuat. Humektan menyerap air dari atmosfer, serta dari lapisan kulit yang lebih dalam, dan membawa kelembapan ini ke lapisan permukaan kulit. Selain itu, humektan juga memperlambat penguapan air dari kulit sehingga dapat mempertahankan tingkat kelembapannya.
Contoh pelembap yang bersifat humektan adalah gliserin, hyaluronic acid, madu, lactic acid serta urea. Humektan dapat dipakai untuk semua jenis kulit, tetapi akan sangat cocok untuk orang-orang dengan kulit berminyak, karena humektan berbasis air sehingga tidak akan meningkatkan risiko penyumbatan pori-pori kulit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....